Saham ANTM Hari Ini Anjlok 12 Persen, Harga Antam Tembus Level Terendah Harian
Di tengah volatilitas pasar saham yang masih dipengaruhi sentimen global dan dinamika harga komoditas, tekanan terhadap saham PT Aneka Tambang Tbk muncul secara signifikan. Harga saham ANTM bahkan sempat menyentuh level terendah harian, mencerminkan aksi jual yang agresif sejak awal perdagangan.
Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada pergerakan saham ANTM hari ini? Apakah penurunan ini murni koreksi teknikal, atau ada faktor fundamental dan sentimen tertentu yang memengaruhi keputusan investor? Berikut ulasan lengkapnya.
Pergerakan Saham ANTM Hari Ini di Bursa
Pada perdagangan Senin (2/2/2026), saham ANTM hari ini ditutup melemah signifikan di level Rp3.700 per saham. Nilai tersebut menunjukkan penurunan 510 poin atau sekitar 12,11 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.
Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), saham ANTM sempat dibuka di harga Rp3.800, namun tekanan jual membuat harga bergerak turun hingga menyentuh level Rp3.610 sebagai harga terendah harian. Adapun harga tertinggi yang sempat dicapai berada di kisaran Rp3.920 sebelum akhirnya berbalik melemah.
Penurunan tajam ini membuat saham ANTM masuk dalam daftar emiten dengan pelemahan terbesar pada sektor pertambangan dalam sesi perdagangan hari ini.
Ringkasan Data Perdagangan Saham ANTM
Untuk memberikan gambaran yang lebih utuh, berikut rangkuman data utama saham ANTM per 2 Februari 2026:
- Harga terakhir: Rp3.700
- Perubahan: turun 12,11 persen
- Harga tertinggi hari ini: Rp3.920
- Harga terendah hari ini: Rp3.610
- Kapitalisasi pasar: Rp88,91 triliun
- Rasio P/E: 11,98
- Dividen yield: sekitar 4,10 persen
- Harga tertinggi 52 minggu: Rp4.970
- Harga terendah 52 minggu: Rp1.355
Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun mengalami penurunan tajam hari ini, secara historis saham ANTM masih berada jauh di atas level terendah tahunannya.
Faktor yang Mempengaruhi Pelemahan Saham ANTM
1. Tekanan Sentimen Global dan Harga Komoditas
Salah satu faktor utama yang diduga memengaruhi saham ANTM hari ini adalah fluktuasi harga komoditas global, khususnya logam mulia dan nikel. Sebagai perusahaan tambang terintegrasi, kinerja PT Aneka Tambang Tbk sangat sensitif terhadap pergerakan harga komoditas di pasar internasional.
Penurunan harga emas dunia dan koreksi harga nikel dalam beberapa sesi terakhir berpotensi mendorong investor melakukan aksi ambil untung (profit taking), terutama setelah kenaikan harga saham ANTM yang cukup signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
2. Aksi Profit Taking Investor
Analis pasar modal menilai bahwa pelemahan saham ANTM berpotensi dipicu oleh aksi profit taking. Setelah menyentuh area mendekati Rp5.000 dalam 52 minggu terakhir, sebagian investor memilih merealisasikan keuntungan di tengah kondisi pasar yang tidak pasti.
Aksi jual ini kerap terjadi pada saham berbasis komoditas, terutama ketika sentimen eksternal belum sepenuhnya kondusif.
3. Tekanan Pasar Saham Secara Umum
Selain faktor spesifik emiten, kondisi pasar saham secara keseluruhan juga memengaruhi pergerakan ANTM. Indeks harga saham gabungan (IHSG) yang bergerak fluktuatif membuat investor cenderung lebih selektif dan defensif, terutama pada saham-saham yang sebelumnya telah mencatat kenaikan agresif.
Tinjauan Fundamental PT Aneka Tambang Tbk
Kinerja Keuangan Masih Solid
Dari sisi fundamental, PT Aneka Tambang Tbk dinilai masih memiliki kinerja keuangan yang cukup solid. Perusahaan ini didukung oleh portofolio bisnis yang kuat, mulai dari emas, nikel, bauksit, hingga logam mulia lainnya.
Rasio price to earnings (P/E) ANTM di kisaran 11,98 dinilai masih relatif menarik jika dibandingkan dengan rata-rata sektor, khususnya bagi investor jangka menengah dan panjang yang mencari saham berbasis aset dan komoditas.
Dukungan Sebagai BUMN Strategis
Sebagai bagian dari holding industri pertambangan milik negara, PT Aneka Tambang Tbk juga mendapat dukungan struktural dalam pengembangan bisnis hilirisasi mineral. Program hilirisasi yang terus digenjot pemerintah dinilai memberikan prospek jangka panjang yang positif bagi ANTM.
Kementerian BUMN sebelumnya menegaskan bahwa penguatan rantai nilai industri tambang menjadi salah satu fokus utama untuk meningkatkan nilai tambah dan daya saing nasional, termasuk pada sektor nikel dan emas.
Pandangan Analis Terhadap Saham ANTM
Sejumlah analis menilai bahwa pelemahan saham ANTM hari ini lebih bersifat teknikal dibandingkan perubahan fundamental. Koreksi harga dianggap wajar setelah reli panjang, apalagi di tengah volatilitas pasar global yang masih tinggi.
Dalam beberapa laporan riset sebelumnya, analis menyebut bahwa saham ANTM tetap menarik untuk dicermati selama harga komoditas utama masih berada pada level yang mendukung kinerja operasional perusahaan.
Investor disarankan untuk memperhatikan area support dan resistance terdekat, serta mencermati perkembangan harga emas dan nikel sebagai indikator utama pergerakan saham ANTM ke depan.
Dampak Penurunan Saham ANTM bagi Investor
Investor Jangka Pendek
Bagi trader jangka pendek, penurunan tajam saham ANTM hari ini tentu meningkatkan risiko volatilitas. Pergerakan harga yang agresif membuka peluang trading, namun tetap membutuhkan manajemen risiko yang ketat.
Investor Jangka Panjang
Sementara itu, bagi investor jangka panjang, koreksi harga dapat menjadi momen untuk melakukan akumulasi bertahap, terutama jika tetap yakin pada prospek jangka panjang sektor pertambangan dan strategi bisnis perusahaan.
Namun demikian, keputusan investasi tetap perlu disesuaikan dengan profil risiko masing-masing investor.
Prospek Saham ANTM ke Depan
Ke depan, pergerakan saham ANTM akan sangat dipengaruhi oleh beberapa faktor utama, antara lain:
- Tren harga emas global
- Permintaan nikel untuk industri baterai dan kendaraan listrik
- Kebijakan pemerintah terkait hilirisasi mineral
- Kondisi pasar modal domestik dan global
Selama faktor-faktor fundamental tersebut masih berada pada jalur positif, saham ANTM dinilai tetap memiliki potensi untuk kembali menguat, meskipun dalam jangka pendek masih berpeluang bergerak fluktuatif.
Kesimpulan
Saham ANTM hari ini mengalami penurunan tajam hingga lebih dari 12 persen dan ditutup di level Rp3.700 per saham. Tekanan ini dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global, aksi profit taking, serta kondisi pasar saham yang belum sepenuhnya stabil.
Meski demikian, dari sisi fundamental, PT Aneka Tambang Tbk masih memiliki prospek jangka panjang yang menarik, ditopang oleh bisnis komoditas strategis dan dukungan kebijakan nasional. Investor diharapkan tetap mencermati perkembangan pasar dan menyesuaikan strategi investasi sesuai tujuan dan profil risikonya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow