Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Laba Darma Henwa Melonjak 519 Persen di Kuartal III 2025, Efisiensi Jadi Kunci

Laba Darma Henwa Melonjak 519 Persen di Kuartal III 2025, Efisiensi Jadi Kunci

Smallest Font
Largest Font

Dalam laporan keuangan kuartal III/2025, Darma Henwa membukukan laba bersih ratusan miliar rupiah dengan tingkat pertumbuhan tahunan yang sangat tinggi. Capaian ini menunjukkan adanya perbaikan fundamental, khususnya dari sisi efisiensi biaya operasional dan pengelolaan struktur keuangan perusahaan.

Kinerja positif tersebut sekaligus menjadi sorotan pelaku pasar, mengingat saham Darma Henwa sempat mengalami volatilitas tinggi di bursa. Dengan latar belakang ini, investor mulai mencermati lebih dalam faktor pendorong kenaikan laba, struktur pendapatan, serta dampaknya terhadap prospek bisnis ke depan.

Laba Bersih Darma Henwa Melejit Signifikan

Kinerja Keuangan Kuartal III 2025

Berdasarkan laporan keuangan terbaru, Darma Henwa membukukan laba bersih sebesar Rp239,14 miliar hingga kuartal III 2025. Angka tersebut melonjak 519,28 persen secara tahunan (year on year/YoY) dibandingkan laba bersih Rp38,61 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Lonjakan laba ini menjadi capaian penting bagi Darma Henwa, terutama setelah perusahaan melewati fase penyesuaian bisnis akibat dinamika industri batu bara dalam beberapa tahun terakhir.

Pendapatan Relatif Stabil

Dari sisi top line, pendapatan Darma Henwa tercatat Rp4,65 triliun hingga September 2025, tumbuh terbatas sekitar 2,80 persen YoY. Pertumbuhan pendapatan yang moderat ini mengindikasikan bahwa lonjakan laba tidak sepenuhnya didorong oleh ekspansi kontrak besar, melainkan oleh perbaikan struktur biaya.

Pendapatan Darma Henwa masih didominasi oleh jasa pertambangan yang diberikan kepada pihak berelasi, yaitu:

  • PT Kaltim Prima Coal
  • PT Arutmin Indonesia

Sementara kontribusi dari pihak ketiga relatif kecil, hanya sekitar Rp204,44 miliar, yang mencerminkan tingginya ketergantungan perusahaan terhadap klien afiliasi.

Efisiensi Beban Jadi Penggerak Utama Laba

Beban Pokok Pendapatan Turun

Kunci utama lonjakan laba Darma Henwa terletak pada keberhasilan perusahaan menekan beban pokok pendapatan. Hingga kuartal III/2025, beban pokok pendapatan tercatat sebesar Rp3,97 triliun, turun 5,25 persen YoY.

Penurunan beban ini menjadi sinyal kuat adanya peningkatan efisiensi operasional, mulai dari optimalisasi alat berat, pengendalian biaya produksi, hingga penyesuaian skema kerja kontraktual.

Laba Kotor Melonjak Lebih dari 100 Persen

Dampak dari efisiensi tersebut langsung tercermin pada laba kotor perusahaan. Laba kotor Darma Henwa melonjak menjadi Rp673,15 miliar, atau naik 106,64 persen YoY dibandingkan Rp325,75 miliar pada periode yang sama tahun 2024.

Peningkatan laba kotor ini memperkuat margin usaha perusahaan dan memberi ruang lebih besar bagi Darma Henwa untuk memperbaiki struktur keuangan serta meningkatkan daya tahan bisnis dalam jangka menengah.

Kondisi Neraca Mengalami Penguatan

Aset Tumbuh Dua Digit

Dari sisi neraca, total aset Darma Henwa tercatat mencapai Rp10,83 triliun per akhir kuartal III/2025. Nilai ini naik 26,92 persen dibandingkan posisi akhir tahun 2024.

Pertumbuhan aset ini mencerminkan ekspansi kapasitas operasional serta penguatan posisi keuangan perusahaan, meskipun dilakukan secara selektif dan terkontrol.

Liabilitas dan Ekuitas Sama-sama Naik

Liabilitas Darma Henwa tercatat sebesar Rp6,14 triliun, tumbuh 11,90 persen dibandingkan akhir 2024. Sementara itu, ekuitas perusahaan meningkat lebih agresif, naik 54,08 persen menjadi Rp4,68 triliun.

Kenaikan ekuitas yang signifikan ini sejalan dengan lonjakan laba bersih, yang turut memperbaiki rasio keuangan dan struktur permodalan perseroan.

Ketergantungan pada Pihak Berelasi Masih Menjadi Catatan

Meski mencatat kinerja keuangan yang solid, struktur pendapatan Darma Henwa masih menyisakan catatan penting. Porsi pendapatan dari pihak berelasi masih mendominasi, sementara kontribusi dari klien non-afiliasi relatif minim.

Dalam konteks tata kelola dan keberlanjutan bisnis, diversifikasi klien menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Darma Henwa untuk memperluas basis pendapatan dan mengurangi risiko konsentrasi.

Pengamat pasar modal menilai, kinerja efisiensi yang kuat perlu diimbangi dengan strategi ekspansi klien agar pertumbuhan perusahaan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Pergerakan Saham Darma Henwa di Bursa

Sempat Menguat, Lalu Trading Halt

Dari lantai bursa, saham Darma Henwa sempat menunjukkan tren penguatan sebelum akhirnya mengalami trading halt. Pada penutupan perdagangan Kamis (29/1), saham DEWA berada di level Rp525 per saham.

Namun demikian, saham tersebut tercatat turun 7,89 persen pada hari perdagangan terakhir, dan secara kumulatif masih melemah sekitar 30 persen sejak awal tahun.

Respons Pasar Terhadap Fundamental

Fluktuasi saham DEWA mencerminkan respons pasar yang masih berhati-hati meskipun kinerja keuangan menunjukkan perbaikan signifikan. Investor cenderung menunggu konsistensi laba dan kejelasan strategi jangka panjang sebelum memberikan penilaian ulang terhadap valuasi saham.

Dalam jangka pendek, sentimen pasar masih dipengaruhi oleh faktor teknikal serta kondisi sektor batu bara secara umum.

Prospek dan Tantangan ke Depan

Ke depan, Darma Henwa memiliki peluang untuk mempertahankan kinerja positif jika mampu menjaga disiplin biaya dan meningkatkan efisiensi operasional. Stabilnya kontrak dengan klien utama menjadi penopang arus kas, namun diversifikasi pendapatan tetap menjadi agenda penting.

Selain itu, penguatan ekuitas memberikan ruang bagi perusahaan untuk memperbaiki struktur pembiayaan dan meningkatkan daya saing di tengah dinamika industri pertambangan yang semakin kompetitif.

Dengan kombinasi efisiensi, stabilitas kontrak, dan perbaikan neraca, Darma Henwa berada pada fase pemulihan kinerja yang patut dicermati investor.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow