Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Thomas Djiwandono Resmi Menjabat Deputi Gubernur BI Perkuat Stabilitas Ekonomi Nasional

Thomas Djiwandono Resmi Menjabat Deputi Gubernur BI Perkuat Stabilitas Ekonomi Nasional

Smallest Font
Largest Font

Penunjukan Resmi di Tengah Dinamika Ekonomi

Penetapan Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia merupakan bagian dari agenda penguatan kepemimpinan bank sentral dalam menjaga stabilitas nilai rupiah, mengendalikan inflasi, serta memastikan sistem pembayaran dan sektor keuangan berjalan sehat. Keputusan tersebut diambil menyusul berakhirnya masa jabatan salah satu deputi gubernur sebelumnya dan telah mendapatkan persetujuan DPR sesuai mekanisme konstitusional.

Dalam rapat paripurna DPR, proses pemilihan berjalan melalui tahapan uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI. Sejumlah fraksi menilai latar belakang Thomas yang berpengalaman di bidang ekonomi makro dan kebijakan publik menjadi modal penting bagi Bank Indonesia menghadapi ketidakpastian global, termasuk tekanan inflasi, volatilitas pasar keuangan, dan dinamika suku bunga global.

Latar Belakang dan Rekam Jejak

Thomas Djiwandono dikenal memiliki latar belakang kuat di bidang ekonomi dan keuangan. Sebelum dipercaya menjadi Deputi Gubernur BI, ia aktif di berbagai peran strategis yang berkaitan dengan perumusan kebijakan fiskal dan makroekonomi. Pengalaman tersebut dinilai relevan dengan mandat Bank Indonesia sebagai otoritas moneter yang independen.

Sejumlah ekonom menilai pendekatan kebijakan yang berbasis data dan kehati-hatian menjadi kekuatan utama Thomas. Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, ia menekankan pentingnya sinergi kebijakan moneter dan fiskal agar stabilitas ekonomi dapat terjaga tanpa mengorbankan pertumbuhan.

Tantangan Tugas sebagai Deputi Gubernur BI

Sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia, Thomas Djiwandono akan terlibat langsung dalam perumusan dan pengambilan keputusan strategis, mulai dari penetapan suku bunga acuan, pengendalian inflasi, hingga penguatan stabilitas nilai tukar rupiah. Peran tersebut semakin krusial di tengah ekonomi global yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik serta normalisasi kebijakan moneter di negara maju.

Bank Indonesia dalam pernyataan resminya menegaskan bahwa jajaran pimpinan baru diharapkan dapat memperkuat bauran kebijakan BI, termasuk kebijakan moneter, makroprudensial, dan sistem pembayaran. Fokus utama diarahkan pada stabilitas harga, ketahanan sektor keuangan, serta dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Respons Pemerintah dan Pelaku Pasar

Pemerintah menyambut penunjukan Thomas Djiwandono sebagai bagian dari upaya menjaga kredibilitas dan independensi Bank Indonesia. Kementerian Keuangan sebelumnya menyatakan bahwa koordinasi antara kebijakan fiskal dan moneter akan terus diperkuat, khususnya dalam menjaga inflasi dan stabilitas ekonomi nasional.

Pelaku pasar juga menaruh perhatian terhadap komposisi baru pimpinan BI. Sejumlah analis menilai kehadiran Thomas berpotensi memberikan perspektif kebijakan yang seimbang antara stabilitas dan dukungan terhadap pemulihan ekonomi. Pasar keuangan cenderung merespons positif dengan harapan keberlanjutan kebijakan yang konsisten dan terukur.

Peran Strategis dalam Kebijakan Ke Depan

Dalam struktur Bank Indonesia, Deputi Gubernur memiliki peran penting sebagai bagian dari Dewan Gubernur yang menentukan arah kebijakan strategis. Thomas Djiwandono diharapkan berkontribusi dalam penguatan kebijakan suku bunga, stabilisasi nilai tukar, serta pengembangan sistem pembayaran digital yang inklusif.

Transformasi digital di sektor keuangan juga menjadi agenda penting Bank Indonesia. Pengembangan sistem pembayaran nasional, perluasan transaksi non-tunai, serta penguatan keamanan siber menjadi tantangan yang membutuhkan kepemimpinan dan koordinasi lintas sektor.

Dinamika Global dan Dampaknya ke Indonesia

Penunjukan Deputi Gubernur BI yang baru tidak terlepas dari konteks ekonomi global. Ketidakpastian akibat perlambatan ekonomi dunia, konflik geopolitik, serta perubahan kebijakan bank sentral global berdampak langsung terhadap arus modal dan stabilitas nilai tukar. Dalam situasi ini, Bank Indonesia dituntut responsif namun tetap berhati-hati.

Ekonom memandang pengalaman Thomas Djiwandono di bidang kebijakan makro akan membantu BI merespons tekanan eksternal tanpa mengganggu stabilitas domestik. Pendekatan bauran kebijakan dinilai menjadi kunci untuk menjaga inflasi tetap terkendali sekaligus mendukung daya beli masyarakat.

Harapan terhadap Kepemimpinan Baru

Dengan resmi menjabat sebagai Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono membawa ekspektasi besar dari berbagai pihak. Publik berharap kebijakan Bank Indonesia ke depan tetap konsisten, transparan, dan kredibel dalam menghadapi tantangan ekonomi yang terus berkembang.

Ke depan, peran Deputi Gubernur BI akan semakin strategis seiring meningkatnya kompleksitas perekonomian. Sinergi dengan pemerintah, otoritas keuangan lainnya, serta pelaku usaha menjadi faktor penting agar stabilitas ekonomi nasional dapat terus terjaga.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow