Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Saham BUMI Tertekan Hari Ini, Harga Turun 5,18 Persen ke Level 366

Saham BUMI Tertekan Hari Ini, Harga Turun 5,18 Persen ke Level 366

Smallest Font
Largest Font

Penurunan harga saham tersebut terjadi seiring meningkatnya volatilitas di sektor energi dan kehati-hatian investor terhadap kinerja emiten berbasis komoditas. Kondisi ini membuat pergerakan saham BUMI menarik untuk dicermati lebih dalam, baik dari sisi teknikal maupun fundamental.

Lalu, apa yang sebenarnya terjadi pada pergerakan saham BUMI hari ini, bagaimana detail perdagangannya, dan apa saja faktor yang memengaruhi sentimen investor? Berikut ulasan lengkapnya.

Pergerakan Saham BUMI Hari Ini

Pada perdagangan Kamis, 22 Januari, saham PT Bumi Resources Tbk tercatat melemah 20 poin atau setara 5,18 persen. Harga saham ditutup di level 366 rupiah per saham pada pukul 13.46 WIB.

Penurunan ini membuat saham BUMI kembali mendekati area support psikologis setelah sebelumnya ditutup di level 386 rupiah pada perdagangan sebelumnya. Sepanjang sesi hari ini, tekanan jual terlihat cukup dominan.

Data Perdagangan Saham BUMI

Berikut ringkasan data perdagangan saham BUMI hari ini:

  • Harga penutupan: 366 rupiah
  • Perubahan: turun 20 poin (-5,18 persen)
  • Harga pembukaan: 390 rupiah
  • Harga tertinggi: 396 rupiah
  • Harga terendah: 358 rupiah
  • Harga penutupan sebelumnya: 386 rupiah

Dari data tersebut terlihat bahwa saham BUMI sempat dibuka menguat, namun berbalik arah dan terus melemah hingga mendekati level terendah harian.

Kapitalisasi Pasar dan Rasio Keuangan

Secara valuasi pasar, kapitalisasi saham BUMI saat ini tercatat sekitar 135,91 triliun rupiah. Angka ini menunjukkan bahwa BUMI masih tergolong sebagai emiten berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia.

Namun demikian, rasio price to earnings (P/E) saham BUMI masih belum tercantum. Hal ini umumnya terjadi karena perusahaan masih mencatatkan laba yang fluktuatif atau belum konsisten, sehingga investor lebih berhati-hati dalam melakukan penilaian berbasis rasio profitabilitas.

Posisi Harga dalam 52 Minggu Terakhir

Jika melihat pergerakan setahun terakhir, saham BUMI bergerak cukup lebar dengan rentang harga sebagai berikut:

  • Tertinggi 52 minggu: 484 rupiah
  • Terendah 52 minggu: 70 rupiah

Dengan harga saat ini di level 366 rupiah, posisi saham BUMI masih berada di tengah-tengah rentang pergerakan tahunan tersebut. Kondisi ini mencerminkan volatilitas tinggi yang kerap menjadi karakteristik saham sektor tambang batu bara.

Tekanan Jual dan Sentimen Pasar

Pelemahan saham BUMI hari ini tak lepas dari sentimen global dan domestik yang memengaruhi sektor energi. Dalam beberapa waktu terakhir, harga batu bara global menunjukkan pergerakan yang cenderung fluktuatif akibat ketidakpastian permintaan dari negara importir utama.

Selain itu, pelaku pasar juga cenderung bersikap wait and see menjelang rilis laporan keuangan emiten, termasuk kinerja kuartalan. Investor jangka pendek umumnya memanfaatkan momentum volatilitas untuk melakukan profit taking setelah kenaikan harga sebelumnya.

Sejalan dengan itu, Bursa Efek Indonesia dalam beberapa kesempatan mengingatkan investor untuk selalu memperhatikan keterbukaan informasi emiten, khususnya bagi saham-saham dengan volatilitas tinggi.

Pandangan Analis terhadap Saham BUMI

Secara umum, analis menilai saham BUMI masih memiliki daya tarik bagi investor dengan profil risiko agresif. Emiten batu bara sering kali sangat sensitif terhadap pergerakan harga komoditas global, sehingga potensi keuntungan dan risiko berjalan beriringan.

Analis pasar modal juga kerap menekankan pentingnya memperhatikan tren harga batu bara acuan, kinerja operasional perusahaan, serta kebijakan pemerintah terkait sektor energi dan pertambangan. Faktor-faktor tersebut dapat menjadi katalis utama pergerakan harga saham BUMI dalam jangka menengah hingga panjang.

Risiko yang Perlu Dicermati Investor

Meski memiliki potensi, saham BUMI juga menyimpan sejumlah risiko yang tidak bisa diabaikan, antara lain:

  • Volatilitas harga batu bara global
  • Perubahan kebijakan ekspor dan regulasi pertambangan
  • Kinerja keuangan perusahaan yang fluktuatif
  • Tekanan sentimen pasar terhadap saham sektor komoditas

Oleh karena itu, investor disarankan untuk tidak hanya mengandalkan pergerakan harga jangka pendek, tetapi juga memahami profil fundamental perusahaan secara menyeluruh.

Prospek Saham BUMI ke Depan

Ke depan, pergerakan saham BUMI akan sangat dipengaruhi oleh kombinasi sentimen global, kinerja operasional perusahaan, serta kondisi pasar modal domestik. Jika harga batu bara kembali menguat dan diikuti perbaikan kinerja keuangan, saham BUMI berpotensi menarik minat beli kembali.

Namun sebaliknya, jika tekanan eksternal berlanjut, fluktuasi harga masih berpeluang terjadi. Investor jangka panjang umumnya menunggu kejelasan tren sebelum mengambil keputusan akumulasi.

Kesimpulan

Saham BUMI mengalami penurunan tajam 5,18 persen pada perdagangan hari ini dan ditutup di level 366 rupiah. Tekanan jual yang kuat mencerminkan kehati-hatian investor terhadap sektor batu bara di tengah kondisi pasar yang volatil.

Bagi investor, saham BUMI tetap layak dipantau dengan strategi yang matang dan manajemen risiko yang disiplin. Memahami faktor fundamental dan sentimen pasar menjadi kunci sebelum mengambil keputusan investasi.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow