Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Harga Emas Dunia Hari Ini 27 Januari 2026 Diperdagangkan Sekitar USD 5.000 per Ounce

Harga Emas Dunia Hari Ini 27 Januari 2026 Diperdagangkan Sekitar USD 5.000 per Ounce

Smallest Font
Largest Font

Harga per gram jika dikonversi secara langsung di pasar spot global mencapai sekitar USD 162 per gram. Di pasar domestik Indonesia, acuan harga emas dalam rupiah bervariasi tergantung platform, tetapi angka rata-rata transaksi grosir logam mulia mencerminkan harga jual beli yang lebih moderat dibandingkan nilai spot global. 

Lonjakan Historis Harga Emas Global

Harga emas telah mengalami lonjakan signifikan dalam beberapa pekan terakhir, menembus rekor tertinggi sepanjang masa di atas USD 5.100 per ounce pada sesi perdagangan sebelumnya. Lonjakan harga ini merupakan respons pasar terhadap meningkatnya ketidakpastian global termasuk dinamika geopolitik, kebijakan tarif internasional, serta kekhawatiran atas stabilitas mata uang utama seperti dolar AS. 

Menurut data pasar berjangka, rentang perdagangan harga emas pada hari ini bergerak antara USD 5.043 hingga USD 5.074 per ounce, menandakan volatilitas yang relatif tinggi akibat volume perdagangan yang meningkat menjelang keputusan kebijakan moneter besar. 

Permintaan terhadap logam mulia ini turut didukung oleh momentum pembelian oleh bank sentral dan investor institusional, yang memanfaatkan emas sebagai aset safe haven di tengah tekanan pasar lain seperti ekuitas dan obligasi. Pakar pasar komoditas menilai bahwa tren ini belum menunjukkan tanda penurunan tajam karena imbal hasil obligasi global tetap rendah dan risiko geopolitik masih tinggi.

Faktor Pendorong dan Sentimen Pasar

Pendorong utama kenaikan harga emas global hari ini meliputi:

1. Ketidakpastian Geopolitik dan Kebijakan Internasional
Peningkatan risiko geopolitik, termasuk kebijakan tarif dan ketegangan perdagangan antara negara-negara besar, membuat investor mencari perlindungan di aset berbasis komoditas seperti emas. Lonjakan harga emas di atas USD 5.000 per ounce terjadi bersamaan dengan gelombang kekhawatiran pasar terhadap potensi gangguan ekonomi global. 

2. Kebijakan Moneter dan Suku Bunga
Ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral utama, terutama Federal Reserve AS, turut memainkan peran penting. Prospek suku bunga yang stabil atau lebih rendah cenderung mendukung permintaan emas karena menurunkan biaya peluang untuk memegang aset non-berimbal hasil. 

3. Permintaan Fisik dan Investasi
Permintaan fisik emas dari pasar Asia, khususnya di India dan Tiongkok, tetap kuat, sementara arus masuk ke produk exchange-traded fund (ETF) dan instrumen investasi serupa mencerminkan alokasi modal yang signifikan ke emas dalam portofolio global, meskipun beberapa koreksi harian terjadi. 

Dampak terhadap Pasar Domestik dan Investor

Kenaikan harga emas dunia berimbas pada harga emas batangan dan investasi logam mulia domestik. Di Indonesia, data platform perdagangan menunjukkan pergerakan harga jual dan beli logam mulia di kisaran jutaan rupiah per gram, dipengaruhi oleh kurs USD/IDR dan harga spot global. Informasi harga ini penting bagi investor individu dan pedagang karena fluktuasi global dapat tercermin dalam harga lokal dengan penundaan tertentu. 

Analis pasar lokal mencatat bahwa tren tinggi harga emas global dapat memperkuat minat investasi ritel dan institusional dalam logam mulia, sekaligus mempengaruhi keputusan pembelian atau penjualan oleh pemegang emas fisik.

Harga emas yang mencapai level rekor dalam beberapa sesi terakhir juga mendorong diskusi tentang potensi level harga yang lebih tinggi sepanjang tahun ini, dengan beberapa analis memperkirakan kisaran harga emas masih memiliki ruang untuk naik lebih jauh bila tren permintaan aset aman terus berlanjut.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow