Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Lirik Lagu Rukun Sama Teman dari Kemendikdasmen Resmi Jadi Bagian Upacara Sekolah

Lirik Lagu Rukun Sama Teman dari Kemendikdasmen Resmi Jadi Bagian Upacara Sekolah

Smallest Font
Largest Font

Lagu berjudul Rukun Sama Teman secara resmi dinyanyikan setelah lagu wajib nasional. Kebijakan ini menandai pendekatan baru pendidikan karakter yang lebih ramah anak, kontekstual, dan dekat dengan keseharian siswa.

Kehadiran lagu ini juga menarik perhatian publik karena tidak hanya membawa pesan moral kuat, tetapi juga melibatkan langsung pimpinan kementerian serta musisi muda yang dikenal luas oleh anak-anak dan remaja Indonesia.

Lagu Rukun Sama Teman Masuk Agenda Resmi Upacara Bendera

Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Nomor 4 Tahun 2026 tentang Pelaksanaan Upacara Bendera di Sekolah. Dalam edaran tersebut, ditegaskan bahwa satuan pendidikan dapat memperkaya muatan upacara dengan unsur yang mendukung penguatan karakter peserta didik.

Melalui unggahan resmi akun Instagram Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, dijelaskan bahwa lagu Rukun Sama Teman dipilih untuk menanamkan nilai toleransi, kebersamaan, dan saling menghormati sejak usia dini.

Kementerian menilai bahwa pendidikan karakter tidak harus selalu disampaikan lewat ceramah atau teks panjang. Lagu dinilai lebih mudah diingat, dinikmati, dan dinyanyikan bersama sehingga pesannya lebih membekas.

Urutan Lagu dalam Pelaksanaan Upacara

Dalam praktiknya, Rukun Sama Teman dinyanyikan setelah lagu wajib nasional seperti Indonesia Raya atau lagu perjuangan lainnya. Penempatannya di bagian awal upacara membuat lagu ini menjadi pengantar suasana kebersamaan sebelum masuk ke amanat pembina upacara.

Skema ini memberi ruang refleksi bagi siswa, sekaligus menciptakan atmosfer upacara yang lebih hangat dan inklusif tanpa mengurangi nilai sakral kegiatan.

Lagu Anak dengan Sentuhan Pejabat Negara

Salah satu hal yang membuat lagu ini istimewa adalah keterlibatan langsung Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI, Abdul Mu’ti, dalam proses penciptaannya.

Keterlibatan ini menunjukkan bahwa kebijakan pendidikan tidak hanya berhenti pada regulasi, tetapi juga diwujudkan dalam karya nyata yang bisa langsung dirasakan oleh peserta didik dan guru di sekolah.

Kementerian menyampaikan bahwa lagu ini dirancang dengan bahasa sederhana, repetisi yang mudah diingat, serta lirik yang relevan dengan dinamika pertemanan anak-anak di sekolah dasar maupun menengah.

Dinyanyikan oleh Musisi Muda Favorit Anak

Rukun Sama Teman dibawakan oleh Quinn Salman dan Prince Poetiray, dua penyanyi muda yang populer di kalangan anak-anak.

Keduanya dikenal luas sebagai pengisi lagu tema film animasi Indonesia Jumbo. Kehadiran mereka membuat lagu ini terasa akrab di telinga siswa, sehingga lebih mudah diterima dan dinyanyikan dengan penuh semangat saat upacara berlangsung.

Lirik Lagu Rukun Sama Teman dari Kemendikdasmen

Berikut lirik lagu Rukun Sama Teman dari Kemendikdasmen yang kini resmi menjadi bagian dari kegiatan upacara bendera di sekolah:

Semua insan ciptaan Tuhan
Berbeda rupa dan kemampuan
Mari saling menghormati
Jangan saling menyakiti

Tak ada guna permusuhan
Tak ada guna pertengkaran
Mari jalin persahabatan
Rukun sama teman

Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman

Semua insan ciptaan Tuhan
Berbeda rupa dan kemampuan
Mari saling menghormati
Jangan saling menyakiti

Tak ada guna permusuhan
Tak ada guna pertengkaran
Mari jalin persahabatan
Rukun sama teman

Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman

Banyak kawan kita tenang
Banyak sahabat kita hebat
Mari bergandeng tangan
Rukun sama teman
Rukun sama teman

Pengulangan lirik sengaja digunakan agar pesan mudah dihafal dan dinyanyikan bersama tanpa kesulitan.

Makna dan Nilai Pendidikan dalam Lagu Rukun Sama Teman

Berdasarkan penjelasan resmi Kemendikdasmen, lagu ini mengusung pesan utama tentang pentingnya hidup rukun di tengah perbedaan. Anak diajak memahami bahwa setiap manusia diciptakan dengan keunikan masing-masing, baik dari sisi fisik, kemampuan, maupun latar belakang.

Pesan “jangan saling menyakiti” menekankan pentingnya empati dan pengendalian diri sejak dini. Nilai ini relevan dengan tantangan yang kerap muncul di lingkungan sekolah, seperti perundungan, konflik kecil, hingga sikap eksklusif dalam pergaulan.

Mengajarkan Toleransi Sejak Dini

Dengan lirik yang sederhana, lagu ini mengajarkan toleransi tanpa menggurui. Anak-anak diajak menyadari bahwa persahabatan dan kebersamaan jauh lebih bernilai dibandingkan pertengkaran atau permusuhan.

Konsep ini sejalan dengan kebijakan pendidikan karakter nasional yang menekankan sikap saling menghargai sebagai fondasi pembentukan profil pelajar Pancasila.

Menciptakan Sekolah yang Aman dan Nyaman

Secara keseluruhan, lagu Rukun Sama Teman berfungsi sebagai pengingat bersama, baik bagi siswa maupun guru, untuk menciptakan suasana sekolah yang aman, nyaman, dan ramah.

Ketika dinyanyikan secara kolektif dalam upacara, lagu ini menjadi simbol komitmen bersama seluruh warga sekolah untuk menjaga iklim belajar yang positif dan inklusif.

Relevansi Lagu dengan Pendidikan Karakter Nasional

Masuknya lagu anak ke dalam agenda resmi upacara menunjukkan perubahan pendekatan pendidikan yang lebih humanis. Pendidikan karakter tidak lagi hanya disampaikan melalui buku teks, tetapi juga lewat pengalaman emosional yang menyenangkan.

Kemendikdasmen menilai bahwa kebiasaan positif yang dilakukan secara rutin, seperti menyanyikan lagu bertema persahabatan, dapat membentuk sikap dan perilaku siswa secara perlahan namun berkelanjutan.

Pendekatan ini juga dinilai sejalan dengan praktik pendidikan global yang menekankan social-emotional learning sebagai bagian penting dari proses belajar.

Penutup

Lagu Rukun Sama Teman bukan sekadar lagu pengisi upacara. Kehadirannya menjadi representasi komitmen negara dalam membangun karakter anak melalui cara yang sederhana, dekat, dan menyenangkan.

Melalui lirik lagu rukun sama teman dari Kemendikdasmen, siswa diajak memahami arti toleransi, persahabatan, dan kebersamaan sejak dini. Jika diterapkan secara konsisten, lagu ini berpotensi menjadi salah satu fondasi budaya sekolah yang lebih aman, nyaman, dan saling menghargai.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow