Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Honda Prelude Resmi Meluncur di Indonesia, Mobil Sport Hybrid Pertama Honda di Asia Tenggara

Honda Prelude Resmi Meluncur di Indonesia, Mobil Sport Hybrid Pertama Honda di Asia Tenggara

Smallest Font
Largest Font

Langkah ini sekaligus menegaskan posisi Indonesia sebagai pasar strategis Honda untuk era elektrifikasi. Prelude bukan hanya membawa nama legendaris yang sudah lama absen, tetapi juga menjadi penanda arah baru pengembangan mobil sport Honda yang lebih ramah lingkungan tanpa mengorbankan sensasi berkendara.

Dengan status unit terbatas dan pendekatan teknologi yang unik, Honda Prelude langsung mencuri perhatian pecinta otomotif Tanah Air. Mulai dari filosofi pengembangan, rasa berkendara, hingga kisaran harga di bawah Rp 1 miliar, mobil ini jelas diposisikan sebagai model khusus yang tidak ditujukan untuk pasar massal.

Indonesia Jadi Negara Pertama di Asia Tenggara

Peluncuran Honda Prelude di Indonesia bukan keputusan sembarangan. Menurut keterangan resmi perusahaan, Honda melihat antusiasme konsumen Indonesia terhadap teknologi baru, khususnya elektrifikasi, terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

“Prelude hadir sebagai wajah awal mobil elektrifikasi Honda di Indonesia. Melalui model ini, kami ingin menghadirkan mobil sport hybrid yang tetap mempertahankan karakter Honda yang menyenangkan untuk dikendarai,” ujar Yusak Billy, Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, dalam pernyataan resmi yang dikutip Jumat (23/1/2026).

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa Prelude tidak sekadar menjadi etalase teknologi hybrid, tetapi juga sarana Honda untuk menunjukkan bahwa elektrifikasi bisa berjalan seiring dengan kesenangan berkendara.

Kembalinya Nama Legendaris Setelah Puluhan Tahun

Menariknya, Honda Prelude generasi terbaru ini sebenarnya tidak sejak awal dirancang untuk membangkitkan kembali nama Prelude. Honda semula mengembangkan sebuah mobil sport hybrid baru untuk kebutuhan masa depan, tanpa membawa label model lama.

Namun seiring proses pengembangan berjalan, karakter mobil yang terbentuk dinilai sangat selaras dengan filosofi Prelude yang dikenal sejak pertama kali diperkenalkan pada 1979. Prelude dikenal sebagai pionir inovasi, terutama dalam menghadirkan teknologi baru pada mobil sport yang tetap nyaman digunakan harian.

Akhirnya, Honda memutuskan menghidupkan kembali nama Prelude sebagai generasi keenam, dengan pendekatan sporty hybrid yang relevan di era elektrifikasi. Keputusan ini sekaligus menjadi jembatan emosional bagi penggemar lama Honda dan calon konsumen baru yang mencari mobil sport modern dengan sentuhan sejarah.

Filosofi +1°C, Sensasi Berkendara Jadi Fokus Utama

Salah satu hal paling unik dari Honda Prelude adalah filosofi pengembangannya yang disebut “+1°C”. Istilah ini digunakan Honda untuk menggambarkan sedikit peningkatan suhu tubuh manusia saat merasakan kesenangan berkendara secara utuh.

Secara sederhana, filosofi ini menekankan keseimbangan antara respons, kestabilan, dan kenyamanan. Prelude tidak dirancang ekstrem seperti mobil balap, tetapi juga tidak kehilangan karakter sporty yang menjadi DNA Honda.

Pendekatan ini sejalan dengan tren global, di mana konsumen mobil sport modern tidak hanya mencari performa tinggi, tetapi juga kenyamanan dan kemudahan penggunaan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk di lalu lintas perkotaan.

Honda S+ Shift, Hybrid Tapi Tetap “Hidup”

Untuk menjaga rasa berkendara tetap menyenangkan, Honda membekali Prelude dengan teknologi Honda S+ Shift. Fitur ini dirancang khusus agar pengemudi tetap merasakan sensasi mengemudi yang familiar, meski mobil menggunakan sistem hybrid.

Melalui S+ Shift, pengemudi tetap mendapatkan:

  • Sensasi perpindahan gigi yang terasa nyata
  • Karakter mesin yang berubah sesuai mode berkendara
  • Tampilan visual tachometer yang responsif
  • Respons suara mesin saat akselerasi dan deselerasi

Tujuannya jelas, menghadirkan keterlibatan emosional antara mobil dan pengemudi. Honda ingin memastikan bahwa pengalaman mengemudi tidak terasa “dingin” atau terputus, seperti kekhawatiran sebagian orang terhadap mobil elektrifikasi.

Platform Turunan Civic Type R, Tapi Lebih Bersahabat

Dari sisi teknis, Honda Prelude dibangun di atas platform turunan Civic Type R. Namun, Honda melakukan penyesuaian agar karakter mobil tetap ringan, stabil, dan mudah dikendalikan untuk penggunaan harian.

Pendekatan ini menarik karena Civic Type R dikenal sebagai mobil performa tinggi yang kental dengan nuansa sirkuit. Dengan modifikasi pada suspensi dan pengaturan sasis, Prelude mencoba mengambil esensi ketajaman tersebut tanpa mengorbankan kenyamanan.

Hasilnya, Prelude diposisikan sebagai mobil sport hybrid yang bisa dinikmati di berbagai kondisi, mulai dari jalan perkotaan hingga perjalanan luar kota, tanpa membuat pengemudi cepat lelah.

Posisi Prelude di Strategi Elektrifikasi Honda

Kehadiran Honda Prelude juga bisa dibaca sebagai langkah strategis Honda dalam memperkenalkan elektrifikasi secara bertahap. Alih-alih langsung fokus ke mobil listrik murni, Honda memilih pendekatan hybrid sebagai jembatan teknologi.

Strategi ini sejalan dengan kondisi infrastruktur dan preferensi konsumen Indonesia yang masih berkembang. Mobil hybrid dinilai lebih realistis untuk adopsi awal, karena tidak sepenuhnya bergantung pada jaringan pengisian daya listrik.

Prelude pun berfungsi sebagai “etalase” filosofi Honda ke depan, bahwa elektrifikasi tidak harus menghilangkan kesenangan berkendara yang selama ini menjadi kekuatan merek tersebut.

Pre-Booking Dibuka, Unit Terbatas

PT HPM sudah membuka periode pre-booking Honda Prelude mulai 23 Januari 2026. Sesuai dengan posisinya sebagai model spesial, unit yang ditawarkan terbatas dan tidak diproduksi massal.

Konsumen bisa memilih empat opsi warna, yaitu:

  • Moonlit White Pearl
  • Rallye Red
  • Crystal Black Pearl
  • Racing Blue Pearl

Pilihan warna ini menegaskan karakter sporty Prelude, sekaligus memberi ruang personalisasi bagi konsumen yang ingin tampil beda.

Harga di Bawah Rp 1 Miliar, Pengiriman Mulai Mei 2026

Soal harga, Honda Prelude ditawarkan dengan kisaran di bawah Rp 1 miliar. Angka ini menempatkannya di segmen mobil sport premium, namun masih relatif kompetitif jika dibandingkan dengan mobil sport hybrid atau performa dari merek lain.

Meski pre-booking sudah dibuka, konsumen perlu bersabar. Pengiriman unit dijadwalkan berlangsung secara bertahap mulai Mei 2026. Hal ini wajar mengingat statusnya sebagai model impor dengan volume terbatas.

Bagi sebagian konsumen, waktu tunggu ini justru menjadi bagian dari eksklusivitas Prelude sebagai mobil yang tidak dimiliki banyak orang.

Lebih dari Sekadar Mobil Baru

Kehadiran Honda Prelude di Indonesia bukan hanya soal peluncuran produk. Mobil ini membawa pesan besar tentang arah industri otomotif, di mana teknologi hybrid dan elektrifikasi makin tak terelakkan.

Dengan mengawinkan nama legendaris, filosofi berkendara khas Honda, dan teknologi modern, Prelude mencoba menjawab tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri. Bagi penggemar Honda, ini bukan sekadar mobil baru, melainkan simbol transisi menuju masa depan yang tetap menyenangkan untuk dikendarai.

Ke depan, Prelude bisa menjadi tolok ukur bagaimana mobil sport hybrid diterima di pasar Indonesia, sekaligus menjadi pembuka jalan bagi model elektrifikasi Honda lainnya.

Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow