Gempa Magnitudo 4,8 Guncang Sintang Siang Ini Getaran Dirasakan Warga
Menurut catatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) gempa terjadi pada pukul 14.47 WIB dengan episenter berada di darat sekitar 89 kilometer timur Sekadau, Kalimantan Barat pada kedalaman sekitar 10 kilometer. Intensitas guncangan di Sintang dan Sekadau diperkirakan mencapai skala III–IV pada Modified Mercalli Intensity (MMI), yang berarti getaran dirasakan kuat oleh sebagian warga.
Kronologi dan Data Gempa
Data pemantauan awal menunjukkan bahwa gempa yang terjadi merupakan gempa tektonik dangkal dengan magnitudo 4,8, yang juga terekam oleh pemantau internasional sebagai gempa sekitar magnitudo 4,7 dekat Sintang. Episenter gempa ini tercatat berada di wilayah daratan Kalimantan Barat, mencerminkan aktivitas tectonic lokal yang masih bisa menjadi sumber gempa susulan.
Warga di sejumlah kecamatan di Sintang dan Sekadau melaporkan merasakan guncangan cukup kuat yang membuat perabot rumah bergoyang, namun hingga berita ini diturunkan belum ada laporan resmi tentang kerusakan ataupun korban jiwa. Informasi dari media sosial juga menunjukkan warga merasakan getaran selama beberapa detik, terutama di bangunan bertingkat rendah.
Pernyataan Resmi BMKG
Dalam pernyataan resminya, BMKG menyatakan bahwa berdasarkan parameter gempa yang terekam, kejadian ini tidak berpotensi memicu tsunami karena sumbernya berada di darat dan memiliki kedalaman dangkal. BMKG juga memberikan saran kepada warga untuk tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan (aftershock) yang masih bisa terjadi dalam beberapa jam hingga hari mendatang. BMKG mengimbau masyarakat terus mengikuti informasi dari kanal resmi BMKG untuk mengetahui perkembangan kondisi kegempaan di wilayah Kalimantan Barat.
Kondisi Terkini di Sintang
Sintang, dengan jumlah penduduk sekitar 446.000 jiwa, merupakan salah satu kabupaten di Kalimantan Barat yang secara historis tidak termasuk wilayah yang sering mengalami gempa kuat. Namun data seismik menunjukkan beberapa aktivitas gempa lokal dalam beberapa tahun terakhir. Meskipun frekuensinya relatif rendah dibanding wilayah lain di Indonesia, gempa seperti yang terjadi hari ini menunjukkan kebutuhan untuk terus meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana alam.
Pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sintang dilaporkan sedang memantau situasi bersama instansi terkait dan menyiagakan unit reaksi cepat di titik-titik strategis. Sementara itu, aparat kecamatan dan desa setempat juga diminta untuk melakukan pemeriksaan kondisi bangunan umum sebagai langkah antisipatif apabila terjadi gempa susulan. Lembaga sosial dan relawan kebencanaan juga siap memberikan bantuan teknis kepada warga yang memerlukan informasi mitigasi bencana.
Respons Masyarakat dan Imbauan
Pascagempa, sejumlah warga mengaku keluar dari rumah untuk memastikan keamanan lingkungan sekitar, terutama di daerah dengan bangunan yang lebih tua. Warga yang berada di pusat kota Sintang mengatakan, guncangan terasa cukup kuat namun berlangsung singkat. Belum ada laporan kerusakan struktural yang signifikan di fasilitas umum atau infrastruktur utama.
BMKG mengingatkan warga untuk tetap tenang, menghindari informasi yang belum terverifikasi, dan selalu merujuk kepada peringatan resmi dari BMKG maupun BPBD. BMKG juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, termasuk mengetahui titik-titik aman dan mempelajari prosedur keselamatan saat gempa serta kemungkinan gempa susulan.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow