Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

BMKG Catat Gempa Terkini di Kawasan Yogyakarta Dirasakan di Solo dan Klaten Hari Ini

BMKG Catat Gempa Terkini di Kawasan Yogyakarta Dirasakan di Solo dan Klaten Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

Informasi Terkini Gempa:

Menurut data BMKG yang dirilis dalam pemantauan gempa bumi hari ini, gempa bermagnitudo 5,5 tercatat terjadi pada pukul 08.20.44 WIB dengan kedalaman 105 kilometer dan episenter berada di darat 25 kilometer timur laut Pacitan, Jawa Timur. Getaran gempa ini tercatat sampai dirasakan di wilayah Yogyakarta, Bantul, Sleman, serta sejumlah daerah Jawa Tengah dengan intensitas ringan hingga sedang pada skala intensitas Modified Mercalli Intensity (MMI) II–III. 

Selain itu, rekaman real-time BMKG juga menunjukkan adanya gempa dirasakan lainnya pada sore hari dengan kekuatan sekitar magnitudo 4,5 yang berpusat di darat sekitar timur Bantul, Yogyakarta, dan tercatat dirasakan oleh warga di beberapa titik di DIY maupun sekitarnya. 

Getaran Dirasakan di Solo dan Klaten:

Laporan lokal dari RadarSolo menyebutkan warga di Solo, Jawa Tengah, merasakan dua kali getaran gempa pada hari ini. Salah satunya pada siang hari sekitar pukul 13.15 WIB, berpusat di sekitar Kabupaten Gunungkidul, DIY dengan magnitudo dilaporkan sekitar 4,2 dan dirasakan warga di Solo serta sekitarnya termasuk Klaten dan Sukoharjo. Getaran pagi hari tersebut termasuk bagian gelombang gempa yang dipicu oleh episentrum utama Pacitan. 

Pusat gempa dangkal di Gunungkidul ini diperkirakan berkaitan dengan aktivitas sesar aktif di selatan Yogyakarta yang memang menjadi kawasan dengan kerentanan gempa bumi karena letaknya yang dekat dengan zona tektonik aktif di selatan Pulau Jawa. 

Penjelasan BMKG:

BMKG melalui publikasi resminya menyatakan bahwa gempa yang tercatat pada pagi ini merupakan fenomena alam yang merupakan bagian dari dinamika lempeng di kawasan Indonesia. Gempa dengan magnitudo di atas 5,0 yang terjadi pada pagi ini dan gempa-gempa dirasakan lain pada siang hari bersifat tektonik dan kedalamannya cukup besar, sehingga hingga kini belum dilaporkan adanya kerusakan bangunan atau korban jiwa. BMKG juga menyatakan bahwa gempa hari ini tidak berpotensi menimbulkan tsunami

Kepala bidang gempabumi BMKG menjelaskan kepada wartawan bahwa masyarakat di kawasan Yogyakarta, Solo, Klaten, dan sekitarnya yang merasakan getaran sebaiknya tetap waspada namun tidak panik, mengingat gempa bumi merupakan fenomena reguler di wilayah Indonesia yang berada di cincin api Pasifik dan pertemuan lempeng Indo-Australia dengan lempeng Eurasia. BMKG mengimbau publik untuk selalu mengikuti informasi resmi melalui kanal resmi BMKG dan menyiapkan rencana kesiapsiagaan bencana.

Sejarah Gempa di Yogyakarta:

Wilayah Yogyakarta sendiri pernah mengalami guncangan besar pada masa lalu, termasuk gempa besar yang melanda Bantul pada tahun 2006 yang menewaskan ribuan orang, serta gempa-gempa signifikan lainnya yang tercatat di kemudian hari. Kondisi tersebut menggarisbawahi pentingnya kesiapsiagaan dan mitigasi risiko bencana gempa bumi di kawasan ini. 

Data BMKG terkini juga menunjukkan sejumlah gempa kecil yang tercatat di wilayah DIY sepanjang Januari 2026, meskipun sebagian besar tidak dirasakan oleh publik secara luas. 

Potensi Gempa Susulan:
BMKG memperingatkan kemungkinan adanya gempa susulan setelah kejadian utama pada pagi tadi. Masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan guncangan lanjutan meskipun intensitasnya diperkirakan lebih kecil. 

Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow