Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Amalan-Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab yang Dianjurkan dan Penuh Keutamaan

Amalan-Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab yang Dianjurkan dan Penuh Keutamaan

Smallest Font
Largest Font

Tidak sedikit Muslim yang bertanya, apa saja amalan-amalan Jumat terakhir bulan Rajab yang dianjurkan. Pertanyaan ini wajar, sebab Rajab termasuk dari empat bulan haram yang dimuliakan, di mana pahala kebaikan dilipatgandakan dan umat dianjurkan menjauhi perbuatan dosa.

Meski tidak ada ibadah khusus yang secara eksplisit diwajibkan pada Jumat terakhir bulan Rajab, Islam mengajarkan banyak amalan umum yang bernilai tinggi dan relevan diamalkan pada waktu yang penuh keberkahan ini. Inilah yang membuat momen tersebut tetap penting untuk dimaksimalkan.

Makna dan Keistimewaan Jumat Terakhir Bulan Rajab

Rajab sebagai Bulan Haram

Rajab merupakan salah satu dari empat bulan haram, bersama Zulkaidah, Zulhijah, dan Muharram. Dalam bulan-bulan ini, umat Islam dianjurkan lebih menjaga diri dari dosa dan memperbanyak amal kebajikan.

Para ulama menjelaskan bahwa bulan haram bukan berarti melarang aktivitas, melainkan penekanan agar kualitas ibadah dan akhlak lebih ditingkatkan karena nilai pahala dan dosa memiliki bobot yang lebih besar dibanding bulan biasa.

Keutamaan Hari Jumat dalam Islam

Hari Jumat dikenal sebagai hari paling mulia dalam sepekan. Banyak amalan sunnah yang dianjurkan pada hari ini, seperti memperbanyak shalawat, berdoa di waktu mustajab, dan membaca Surah Al-Kahfi.

Ketika hari Jumat bertemu dengan bulan Rajab, keutamaannya saling menguatkan. Karena itu, Jumat terakhir bulan Rajab sering dijadikan momentum refleksi spiritual dan persiapan menyambut bulan-bulan berikutnya.

Amalan-Amalan Jumat Terakhir Bulan Rajab yang Dianjurkan

Memperbanyak Istighfar dan Taubat

Amalan utama yang sangat dianjurkan pada Jumat terakhir bulan Rajab adalah memperbanyak istighfar dan taubat. Rajab sering disebut sebagai bulan taubat, yaitu waktu untuk membersihkan diri dari dosa sebelum memasuki Ramadan.

Istighfar tidak hanya sekadar ucapan di lisan, tetapi harus disertai penyesalan, tekad meninggalkan dosa, dan niat memperbaiki diri ke depan.

Beberapa bacaan istighfar yang umum diamalkan antara lain “Astaghfirullahal ‘azhim wa atubu ilaih” dan sayyidul istighfar yang dibaca pada pagi dan sore hari.

Memperbanyak Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW

Shalawat menjadi amalan ringan dengan pahala besar, terlebih saat dibaca pada hari Jumat. Umat Islam dianjurkan memperbanyak shalawat sebagai bentuk cinta, penghormatan, dan ketaatan kepada Nabi Muhammad SAW.

Selain mendatangkan pahala, shalawat juga diyakini menjadi wasilah terkabulnya doa dan dilapangkannya rezeki.

Sholat Sunnah dan Memperbaiki Sholat Wajib

Tidak terdapat dalil sahih tentang sholat sunnah khusus pada Jumat terakhir bulan Rajab. Namun demikian, memperbanyak sholat sunnah secara umum tetap sangat dianjurkan.

Beberapa sholat sunnah yang dapat diamalkan antara lain sholat rawatib, dhuha, tahajud, dan witir. Selain itu, momentum ini sebaiknya dimanfaatkan untuk memperbaiki kualitas sholat wajib, baik dari segi kekhusyukan, bacaan, maupun pemahaman makna sholat itu sendiri.

Membaca Al-Qur’an dan Tadabbur Ayat

Membaca Al-Qur’an merupakan amalan yang selalu bernilai pahala, termasuk pada Jumat terakhir bulan Rajab. Akan lebih utama apabila disertai tadabbur, yaitu merenungkan makna ayat-ayat yang dibaca.

Sebagian umat Islam menjadikan momen ini untuk kembali membiasakan tilawah harian, memperbaiki target bacaan Al-Qur’an, atau mulai mempelajari tafsir ayat-ayat tentang taubat, kesabaran, dan ketakwaan.

Memperbanyak Doa di Waktu Mustajab

Hari Jumat memiliki waktu mustajab untuk berdoa, salah satunya menjelang waktu Magrib. Pada Jumat terakhir bulan Rajab, doa-doa yang dipanjatkan diharapkan menjadi pengantar keberkahan menuju Syaban dan Ramadan.

Doa yang dipanjatkan dapat mencakup permohonan ampunan dosa, kesehatan, kelapangan rezeki, serta harapan agar dipertemukan dengan Ramadan dalam keadaan iman yang lebih baik.

Bersedekah dan Membantu Sesama

Sedekah adalah amalan yang sangat dianjurkan, terlebih ketika dilakukan pada waktu-waktu mulia. Bersedekah tidak harus dalam jumlah besar, melainkan dilakukan dengan ikhlas dan sesuai kemampuan.

Bentuk sedekah bisa beragam, mulai dari memberi makanan, membantu keluarga atau tetangga, hingga berbagi ilmu dan tenaga. Jumat terakhir bulan Rajab dapat dijadikan awal membiasakan sedekah rutin menjelang Ramadan.

Muhasabah dan Niat Memperbaiki Diri

Selain amalan lahiriah, muhasabah atau introspeksi diri juga sangat penting. Jumat terakhir bulan Rajab menjadi waktu yang tepat untuk mengevaluasi kualitas ibadah, kebiasaan sehari-hari, serta hubungan dengan sesama.

Dari muhasabah tersebut diharapkan muncul niat kuat untuk meninggalkan kebiasaan buruk dan meningkatkan amal kebaikan di bulan-bulan selanjutnya.

Penjelasan Ulama Terkait Amalan di Bulan Rajab

Sejumlah ulama menegaskan bahwa tidak ada ibadah khusus dengan tata cara tertentu yang secara sahih diwajibkan pada tanggal atau Jumat tertentu di bulan Rajab. Namun, mereka sepakat bahwa memperbanyak amal saleh secara umum sangat dianjurkan.

Prinsip utamanya adalah mengamalkan ibadah yang memiliki dalil umum tanpa mengkhususkan pahala tertentu yang tidak memiliki dasar yang jelas. Pendekatan ini penting agar ibadah tetap sesuai tuntunan dan tidak keluar dari ajaran Islam.

Hikmah Menghidupkan Jumat Terakhir Bulan Rajab

Mengisi Jumat terakhir bulan Rajab dengan berbagai amalan kebaikan memiliki hikmah besar, di antaranya sebagai pengantar menuju bulan Syaban, melatih konsistensi ibadah sebelum Ramadan, serta menumbuhkan kesadaran spiritual agar tidak lalai dalam menjalani kehidupan sehari-hari.

Momentum ini juga dapat menjadi titik awal perubahan menuju pribadi yang lebih taat dan bertanggung jawab secara spiritual.

Kesimpulan

Amalan-amalan Jumat terakhir bulan Rajab pada dasarnya adalah amalan kebaikan umum yang dianjurkan dalam Islam, seperti istighfar, shalawat, sholat sunnah, sedekah, membaca Al-Qur’an, memperbanyak doa, dan melakukan muhasabah diri. Tidak ada ibadah khusus yang diwajibkan, namun keutamaannya terletak pada niat, keikhlasan, dan kesungguhan dalam beribadah.

Dengan memanfaatkan Jumat terakhir bulan Rajab secara optimal, umat Islam diharapkan dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik untuk menyambut bulan-bulan penuh keberkahan berikutnya.

Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow