Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Waspada Ancaman Virus Nipah Di Indonesia di Tengah Lonjakan Kasus di Asia

Waspada Ancaman Virus Nipah Di Indonesia di Tengah Lonjakan Kasus di Asia

Smallest Font
Largest Font

Virus Nipah adalah infeksi zoonosis yang ditularkan dari hewan, terutama kelelawar buah, ke manusia dan memiliki tingkat fatalitas yang sangat tinggi, antara 40–75 persen menurut data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Penularannya dapat melalui kontak langsung dengan hewan atau melalui makanan yang terkontaminasi, serta dalam beberapa kasus penularan antarmanusia telah dilaporkan. 

Lonjakan Kasus di Kawasan dan Risiko Internasional

Dalam beberapa pekan terakhir, otoritas kesehatan di India melaporkan kasus penyakit akibat virus Nipah di negara bagian Bengal Barat yang memicu sinyal kewaspadaan global. Kasus ini termasuk pasien konfirmasi dan suspek yang tengah ditangani, meskipun belum dilaporkan angka kematian dalam laporan terbaru. 

Kondisi ini didukung oleh pernyataan masyarakat medis internasional bahwa virus Nipah telah mewarnai wabah di beberapa negara Asia, termasuk Bangladesh dan India beberapa tahun belakangan, dan merupakan ancaman serius karena belum ada vaksin atau terapi spesifik yang terbukti efektif. 

Status di Indonesia: Belum Ada Kasus, Tapi Waspada Diperkuat

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyatakan bahwa hingga 27 Januari 2026 belum ada kasus konfirmasi virus Nipah di Indonesia. Juru Bicara Kemenkes, Widyawati, menegaskan pemantauan situasi global terus dilakukan melalui kanal resmi dan sistem surveilans penyakit menular. 

Upaya pencegahan juga mencakup peningkatan pemantauan terhadap pelaku perjalanan internasional dan barang dari negara terjangkit, seraya mendorong pelaporan mandiri melalui aplikasi kesehatan terkait bagi pelaku perjalanan yang mengalami gejala. 

Selain itu, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pemerintah telah menyiapkan reagen PCR khusus untuk deteksi virus Nipah sebagai salah satu langkah memperkuat kemampuan skrining di fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia. 

Pengawasan di Pintu Masuk dan Pelaku Perjalanan

Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten juga meningkatkan pengawasan pelaku perjalanan dari luar negeri sebagai langkah antisipatif. Pemeriksaan kesehatan dan protokol pelaporan diperketat guna mendeteksi kemungkinan kasus sejak awal. 

Bagaimana Virus Nipah Menular dan Gejalanya

Virus Nipah berasal dari kelelawar buah sebagai reservoir alami. Penularan dapat terjadi ketika manusia melakukan kontak dengan cairan atau jaringan hewan yang terinfeksi, seperti melalui konsumsi makanan yang telah tercemar atau kontak langsung dengan hewan sakit, termasuk babi. 

Pada manusia, infeksi dapat bervariasi dari tanpa gejala hingga gejala berat termasuk demam, batuk, sesak napas, hingga peradangan otak (ensefalitis) yang berpotensi fatal. Dalam beberapa wabah sebelumnya, tingkat kematian akibat infeksi ini mencapai puluhan hingga lebih dari 70 persen. 

Tantangan dan Kesiapsiagaan Nasional

Meski belum ada kasus di Indonesia, letak geografis Indonesia yang dekat dengan negara yang melaporkan wabah dan mobilitas internasional yang tinggi menempatkan negara ini pada risiko potensial masuknya virus Nipah. Pakar kesehatan menekankan pentingnya sistem surveilans epidemiologi yang kuat, kapasitas diagnostik yang memadai, serta koordinasi lintas sektor untuk mendeteksi dan merespons setiap kemungkinan kasus. 

Kemenkes juga telah mengaktifkan sistem kewaspadaan dini di fasilitas kesehatan, termasuk sosialisasi gejala dan protokol pelaporan guna mempercepat identifikasi kasus yang dicurigai. 

Dengan langkah-langkah ini, otoritas kesehatan Indonesia berupaya menjaga kesiapan menghadapi ancaman virus Nipah sambil terus memantau perkembangan situasi global yang dinamis.

Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow