Pendaftaran TNI AD 2026 Kapan Dibuka? Ini Jadwal, Link Resmi, dan Persiapan Lengkap
Meski hingga awal Januari 2026 belum ada pengumuman resmi pembukaan seleksi prajurit TNI Angkatan Darat, hal ini bukan berarti rekrutmen ditiadakan. Justru sebaliknya, sejumlah indikasi dari laman resmi TNI menunjukkan bahwa proses penerimaan akan kembali dibuka dalam waktu dekat.
Lalu, kapan sebenarnya pendaftaran TNI AD 2026 dibuka, jalur apa saja yang kemungkinan tersedia, dan bagaimana cara memantau informasi resminya? Berikut ulasan lengkapnya.
Kapan Pendaftaran TNI AD 2026 Dibuka?
Hingga Selasa, 7 Januari 2026, pendaftaran TNI AD 2026 memang belum diumumkan secara resmi. Namun, berdasarkan informasi dari laman rekrutmen resmi Tentara Nasional Indonesia, seleksi prajurit TNI tetap menjadi agenda rutin setiap tahun.
Pada Januari 2026, TNI telah membuka beberapa jalur rekrutmen untuk matra lain, di antaranya bintara dan tamtama TNI Angkatan Laut yang pendaftarannya dibuka hingga 9 Januari 2026, serta tamtama prajurit karier TNI AD yang dibuka sejak 23 Desember 2025.
Sementara itu, untuk jalur bintara TNI AD Tahun Anggaran 2026, laman resmi rekrutmen TNI AD menyebutkan bahwa pendaftaran akan segera dibuka dan diperkirakan berlangsung sekitar Januari 2026. Meski begitu, waktu tersebut masih bersifat perkiraan dan dapat berubah sesuai kebijakan resmi TNI AD.
Gambaran Jadwal Berdasarkan Tahun Sebelumnya
Sebagai gambaran, rekrutmen Bintara TNI AD Tahun Anggaran 2025 dilakukan dalam dua gelombang. Gelombang pertama dibuka pada Maret hingga Juni 2025, sedangkan gelombang kedua dimulai pada 11 September 2025.
Melihat pola ini, besar kemungkinan pendaftaran TNI AD 2026 juga dibuka dalam lebih dari satu tahap. Karena itu, calon pendaftar disarankan untuk terus memantau pengumuman resmi dan tidak hanya terpaku pada satu periode pendaftaran.
Jalur Rekrutmen TNI yang Direncanakan pada 2026
Selain jalur tamtama dan bintara, TNI juga merencanakan pembukaan rekrutmen melalui jalur perwira karier. Salah satu jalur yang direncanakan adalah perwira karier khusus dokter spesialis.
Hingga kini, jadwal pembukaan jalur perwira karier tersebut belum diumumkan. Meski demikian, rencana ini menunjukkan bahwa TNI masih membuka peluang luas bagi masyarakat dengan berbagai latar belakang pendidikan dan keahlian.
Cara Cek Jadwal Resmi Pendaftaran TNI AD 2026
Masyarakat yang berminat mengikuti seleksi TNI AD 2026 disarankan hanya mengakses informasi melalui kanal resmi. Seluruh proses pendaftaran prajurit TNI dilakukan secara online dan tidak dipungut biaya.
Pengecekan jadwal dan informasi rekrutmen bisa dilakukan melalui situs resmi rekrutmen TNI maupun laman khusus rekrutmen TNI AD yang digunakan untuk pendaftaran tamtama dan bintara. Dari laman tersebut, peserta dapat melihat pengumuman terbaru, persyaratan lengkap, serta tahapan seleksi yang harus diikuti.
Apa yang Harus Disiapkan Menjelang Pendaftaran TNI AD 2026?
Menjelang dibukanya pendaftaran TNI AD 2026, calon prajurit sebaiknya mulai mempersiapkan diri sejak dini. Persiapan tidak hanya mencakup kelengkapan administrasi, tetapi juga kondisi fisik, mental, dan pemahaman terhadap persyaratan seleksi.
Secara umum, persyaratan pendaftaran prajurit TNI AD terbagi menjadi syarat umum, persyaratan lainnya, dan persyaratan tambahan.
Syarat Umum Calon Prajurit TNI AD
Syarat umum yang biasanya berlaku antara lain warga negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 1945, serta berusia minimal 17 tahun 10 bulan dan maksimal 24 tahun saat pembukaan pendidikan.
Selain itu, calon prajurit harus tidak memiliki catatan kriminal dari Kepolisian Republik Indonesia, sehat jasmani dan rohani, tidak berkacamata, serta tidak kehilangan hak menjadi prajurit berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.
Persyaratan Lain yang Perlu Dipenuhi
Beberapa persyaratan lain yang juga harus dipenuhi meliputi status sebagai pria dan bukan anggota atau mantan prajurit TNI, Polri, maupun PNS TNI. Peserta juga harus memiliki ijazah sesuai ketentuan, belum pernah menikah, serta bersedia tidak menikah selama pendidikan hingga dua tahun setelah lulus.
Tinggi badan minimal yang ditetapkan adalah 163 sentimeter dengan berat badan seimbang. Calon prajurit juga harus bersedia menjalani ikatan dinas pertama minimal 10 tahun dan siap ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Persyaratan Tambahan dan Administratif
TNI AD juga menetapkan sejumlah persyaratan tambahan, seperti adanya surat persetujuan orang tua atau wali, ketentuan bagi wali yang ditetapkan melalui pengadilan, serta pengesahan ijazah bagi lulusan dari luar negeri.
Calon peserta tidak diperbolehkan memiliki tato atau bekas tato dan tindik, kecuali karena ketentuan adat yang dibuktikan secara resmi. Selain itu, peserta harus mematuhi aturan bebas KKN, memiliki kartu BPJS atau Kartu Indonesia Sehat yang masih aktif, serta bersedia mengikuti seluruh tahapan seleksi.
Tahapan seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, psikologi, serta penelitian personel.
Nilai Tambah dari Prestasi
Bagi calon Bintara Prajurit Karier TNI AD, sertifikat prestasi minimal tingkat nasional dapat menjadi nilai tambah dalam proses seleksi. Prestasi tersebut akan dipertimbangkan dalam penilaian, meskipun tetap tidak menjadi jaminan kelulusan.
Kesimpulan
Pendaftaran TNI AD 2026 hingga awal Januari ini memang belum dibuka secara resmi. Namun, berdasarkan pola rekrutmen dan informasi dari laman resmi TNI, seleksi prajurit dipastikan akan kembali digelar. Calon pendaftar disarankan mempersiapkan diri sejak sekarang dan rutin memantau pengumuman resmi agar tidak tertinggal informasi penting.
Dengan persiapan matang dan pemahaman yang baik mengenai persyaratan, peluang untuk lolos seleksi prajurit TNI AD 2026 tentu akan semakin terbuka.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow