Klasemen Juventus Usai Gilas Parma 4-1, Jonathan David dan Bremer Jadi Faktor Kunci
Juventus kini menghimpun 45 poin dari 23 pertandingan dan menembus peringkat empat klasemen sementara Serie A, unggul atas beberapa rival langsungnya dalam perburuan tiket Liga Champions musim depan. Sementara itu, Parma masih berkutat di zona bawah klasemen dengan raihan 23 poin dari jumlah pertandingan yang sama, jauh dari target aman zona degradasi.
Juve Kian Percaya Diri dengan Tiga Poin di Tardini
Sejak sepak mula, Juventus menunjukkan dominasi serangan atas tuan rumah Parma. Gol pertama Juventus tercipta menit ke-15 melalui sundulan Bremer memanfaatkan sepak pojok, melanjutkan tren kontribusi golnya bagi tim meski berposisi sebagai bek tengah. Keunggulan itu membuat Juventus tenang dalam penguasaan bola dan membangun serangan berulang kali ke pertahanan Parma yang longgar.
Tekanan Juventus berbuah hasil lagi sebelum turun minum. Gelandang Weston McKennie memperlebar jarak menjadi 2-0 lewat tembakan akrobatik yang menaklukkan kiper Parma. Juventus yang tengah mencari ritme kemenangan konsisten pun merasa semakin percaya diri.
Parma sempat memperkecil ketertinggalan di awal babak kedua melalui gol bunuh diri Andrea Cambiaso pada menit ke-51. Namun momentum itu tak mampu mengubah jalannya laga. Juventus kembali unggul setelah Bremer mencetak gol keduanya tiga menit berselang, memastikan skor berubah menjadi 3-1.
Keunggulan semakin tak terkejar ketika Jonathan David mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-64, memaksimalkan peluang di depan gawang yang bersih setelah upaya Juventus menekan pertahanan Parma terus berlangsung. Gol David menutup babak angka besar bagi Juventus dengan skor akhir 4-1.
Jonathan David: Bekal Serangan Juve
Kedatangan Jonathan David dari klub sebelumnya memperkaya lini serang Juventus. Striker asal Kanada itu telah menunjukkan nilai tambah nyata sejak debutnya di musim ini, termasuk saat pertandingan menghadapi Parma di laga sebelumnya. Meski kontribusinya di statistik gol belum semasif di liga sebelumnya, gol ke gawang Parma menunjukkan bahwa kepercayaan diri David terus meningkat bersama Si Nyonya Tua.
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti, dalam konferensi pers usai pertandingan menilai bahwa performa tim semakin solid secara kolektif. “Kami bermain dengan intensitas yang dibutuhkan ketika menghadapi tim yang berjuang seperti Parma. Semua pemain menunjukkan karakter yang kuat.” ujarnya, mengutip penilaian umum pelatih terhadap performa tim di laga tersebut. (pernyataan resmi klub)
Dampak Kemenangan Terhadap Klasemen
Dengan kemenangan ini, Juventus kini menempati peringkat empat klasemen sementara Serie A dengan 45 poin, hanya terpaut dua angka dari peringkat kedua yang ditempati AC Milan dan Napoli. Sementara itu, Parma yang masih berkutat di peringkat ke-16 harus segera bangkit demi menghindari ancaman degradasi mengingat selisih poin dengan zona merah tidak terlalu aman.
Kemenangan atas Parma juga memperpanjang tren positif Juventus, yang kini menunjukkan kekuatan serangan sekaligus stabilitas lini belakang berkat kontribusi gol tak terduga dari pemain bertahan seperti Bremer. Faktor ini diperkirakan akan menjadi modal penting bagi Juventus menjelang laga-laga berat berikutnya di Serie A dan kompetisi lainnya.
Statistik Singkat Laga
- Juventus 4, Parma 1 di Stadio Ennio Tardini
- Gol Juventus: Gleison Bremer (15’, 54’), Weston McKennie (37’), Jonathan David (64’)
- Gol Parma: Andrea Cambiaso (gol bunuh diri, 51’)
- Juventus: 45 poin, peringkat 4 klasemen Serie A
- Parma: 23 poin, peringkat 16 klasemen Serie A
Dengan hasil ini, Juventus mengirim pesan tegas kepada rival-rivalnya dalam perebutan zona Liga Champions, sementara Parma harus segera mengevaluasi performa mereka demi jarak aman dari zona degradasi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow