Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Jadwal Sembilan Wakil Indonesia di Thailand Masters 2026, Lanny Apriyani dan Ginting

Jadwal Sembilan Wakil Indonesia di Thailand Masters 2026, Lanny Apriyani dan Ginting

Smallest Font
Largest Font

Berdasarkan rencana federasi dan kalender resmi Badminton World Federation, Thailand Masters 2026 kembali digelar di Bangkok pada bulan Januari dan menjadi bagian dari rangkaian turnamen pembuka tahun. Indonesia memanfaatkan turnamen ini untuk menurunkan kombinasi pemain senior dan pasangan anyar yang tengah dipersiapkan untuk agenda jangka menengah hingga Olimpiade.

Komposisi Wakil Indonesia

Sebanyak sembilan wakil Indonesia tersebar di sektor tunggal putra, ganda putri, ganda putra, dan ganda campuran. Fokus utama tertuju pada sektor ganda putri yang menampilkan duet baru Lanny Tria Mayasari bersama Apriyani Rahayu. Kombinasi ini mendapat sorotan karena mempertemukan pengalaman Apriyani sebagai peraih medali Olimpiade dengan agresivitas Lanny di depan net.

Di sektor tunggal putra, Anthony Sinisuka Ginting diproyeksikan menjadi andalan utama. Thailand Masters menjadi turnamen penting bagi Ginting untuk menguji kesiapan fisik dan konsistensi permainan setelah periode jeda kompetisi, sekaligus memperbaiki posisi peringkat dunia.

Selain nama-nama tersebut, Indonesia juga mengirim sejumlah wakil lain yang sedang berusaha mengamankan posisi di level World Tour, termasuk pasangan muda yang membutuhkan poin untuk memperbaiki akses ke turnamen Super 500 dan Super 750.

Jadwal Pertandingan dan Alur Turnamen

Thailand Masters 2026 dijadwalkan berlangsung selama enam hari, dimulai dari babak pertama hingga partai final. Babak awal biasanya dimainkan dalam dua hingga tiga hari pertama, dengan jadwal padat yang menuntut kebugaran optimal para pemain.

Untuk wakil Indonesia, laga babak pertama menjadi kunci mengingat tradisi kuat Thailand Masters yang kerap menghadirkan lawan-lawan tangguh sejak awal, baik dari tuan rumah Thailand, Jepang, maupun China Taipei. Ginting dijadwalkan memulai pertandingan pada hari pertama atau kedua, tergantung hasil undian resmi yang dirilis menjelang turnamen.

Sementara itu, Lanny Apriyani diperkirakan turun pada fase awal untuk menguji chemistry permainan. Hasil di Thailand Masters akan menjadi salah satu bahan evaluasi penting bagi tim pelatih sebelum menentukan agenda lanjutan di turnamen Asia maupun Eropa.

Target dan Evaluasi Tim

Pelatih kepala dan tim teknik PBSI menempatkan Thailand Masters sebagai ajang uji coba kompetitif. Turnamen ini bukan semata-mata berburu gelar, tetapi juga sarana mengukur kesiapan taktik, mental bertanding, serta daya tahan pemain setelah masa persiapan.

Dalam berbagai kesempatan sebelumnya, PBSI menegaskan bahwa turnamen level Super 300 tetap memiliki nilai strategis karena poin yang diperebutkan bisa menjadi pembeda dalam perburuan tiket turnamen besar. Selain itu, performa di awal musim kerap berpengaruh pada kepercayaan diri pemain sepanjang tahun.

Ginting, yang dalam beberapa musim terakhir menghadapi tantangan inkonsistensi akibat padatnya jadwal dan kebugaran, diharapkan dapat memanfaatkan turnamen ini untuk kembali menemukan ritme permainan menyerang yang menjadi ciri khasnya.

Peta Persaingan

Thailand Masters secara tradisional diikuti oleh kombinasi pemain papan atas dan pelapis elite dunia. Negara-negara seperti Thailand, Jepang, Korea Selatan, dan China biasanya menurunkan pemain muda potensial maupun andalan kedua mereka.

Persaingan di sektor tunggal putra diperkirakan ketat sejak babak awal, sementara sektor ganda putri akan menjadi salah satu yang paling menarik karena banyak pasangan baru debut di awal musim. Hal ini memberi peluang sekaligus tantangan bagi Lanny Apriyani untuk langsung bersaing di level internasional.

Dengan komposisi peserta seperti ini, setiap kemenangan di Thailand Masters memiliki arti penting, baik dari sisi poin, jam terbang, maupun pembuktian strategi baru yang diterapkan tim.

Dampak bagi Agenda Musim 2026

Hasil Thailand Masters 2026 akan berpengaruh langsung pada penentuan komposisi wakil Indonesia di turnamen berikutnya, termasuk seri Asia Tenggara dan turnamen Eropa. Pemain yang tampil konsisten berpeluang mendapat kepercayaan lebih besar untuk tampil di level Super 500 ke atas.

Bagi pemain seperti Lanny dan Apriyani, turnamen ini menjadi pijakan awal membangun kestabilan sebagai pasangan. Sementara bagi Ginting, Thailand Masters menjadi salah satu indikator penting kesiapan menghadapi target-target besar Indonesia di musim 2026.

Indonesia dijadwalkan langsung melanjutkan agenda kompetisi setelah Thailand Masters, menjadikan performa sembilan wakil di Bangkok sebagai referensi utama dalam penyusunan strategi lanjutan sepanjang kalender bulu tangkis dunia.

Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow