Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Harga Perak Hari Ini Jumat 23 Januari 2026 Tembus Rp60.600 per Gram

Harga Perak Hari Ini Jumat 23 Januari 2026 Tembus Rp60.600 per Gram

Smallest Font
Largest Font

Pergerakan harga perak di pasar domestik

Di pasar Indonesia, harga perak batangan terpantau naik tajam pada perdagangan Jumat pagi. Berdasarkan data dari pedagang logam mulia dan penjual resmi, harga perak batangan 1 gram mencapai sekitar Rp60.600, meningkat sekitar Rp3.050 dibandingkan perdagangan kemarin. Lonjakan ini mencatat level tertinggi harian untuk perak batangan di pasar domestik pada 23 Januari 2026. 

Untuk produk batangan bersertifikat, seperti perak Antam dan Heritage, harga perak juga mengikuti tren penguatan tersebut. Harga perak Antam 250 gram diperdagangkan di kisaran puluhan juta rupiah dengan penyesuaian PPN, mencerminkan permintaan pembelian yang lebih tinggi di tengah pelaku pasar yang melihat potensinya sebagai instrumen investasi jangka menengah hingga panjang. 

Arah pasar global ikut mengerek harga

Harga perak global juga menunjukkan penguatan yang sejalan. Data pasar berjangka menunjukkan bahwa spot silver berada dekat level tertinggi di sekitar USD 96–99 per troy ounce, menandakan minat investor terhadap perak tetap kuat di pasar internasional. Pergerakan harga ini didorong oleh sejumlah faktor, termasuk meningkatnya permintaan sebagai aset safe-haven, sentimen terhadap perlambatan ekonomi, dan ekspektasi penurunan suku bunga bank sentral utama. 

Penguatan harga perak global ini juga sejalan dengan catatan reli logam mulia lainnya; misalnya, harga perak dalam beberapa sesi terakhir tercatat mencapai rekor atau dekat dengan rekor sejarah, seiring dengan aksi beli yang intensif dari investor komoditas. 

Faktor pendorong lonjakan harga

Para analis pasar mencatat beberapa faktor utama yang mendorong harga perak tembus level tinggi hari ini:

  • Ekspektasi kebijakan moneter global, terutama kemungkinan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS, yang cenderung melemahkan daya tarik aset berbasis dolar dan mendorong aliran modal ke logam mulia.
  • Permintaan industri yang kuat, mengingat perak memiliki peran penting dalam sektor elektronik, energi surya, dan otomotif.
  • Ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, yang membuat investor mencari aset perlindungan nilai di tengah volatilitas pasar keuangan.
  • Kelemahan rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa sesi tertentu, yang membuat harga komoditas impor seperti perak di pasar domestik ikut naik meskipun fluktuasi kurs relatif moderat. 

Beberapa pelaku pasar juga mencatat bahwa tren penguatan logam mulia sepanjang Januari 2026 memberi ruang bagi investor ritel untuk mempertimbangkan perak sebagai bagian dari diversifikasi portofolio, terutama di tengah sentimen pasar yang belum stabil. 

Respons pelaku pasar dan investor

Sejumlah pedagang logam mulia di pusat perdagangan besar di Indonesia melaporkan aktivitas jual-beli perak yang meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya, dengan sebagian investor memanfaatkan momentum tren naik untuk melakukan akumulasi. Kendati demikian, beberapa analis mengingatkan investor untuk tetap cermat terhadap potensi volatilitas harga di hari-hari berikutnya mengingat pergerakan pasar yang dipengaruhi oleh faktor ekonomi makro global. 

Bagi konsumen dan pelaku industri lokal, harga perak yang meningkat ini berdampak pada biaya produksi barang yang menggunakan logam perak sebagai bahan baku, sehingga produsen perlu memperhitungkan fluktuasi harga dalam strategi harga produk mereka. Anleger dan investor individu juga disarankan terus memantau perkembangan data ekonomi global, seperti keputusan kebijakan suku bunga, data inflasi, serta dinamika permintaan industri, yang dapat memengaruhi arah harga perak di waktu mendatang.

Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow