Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Harga Emas Logam Mulia Dunia Hari Ini Melonjak Rekor di Tengah Permintaan Aman-Aset Meningkat

Harga Emas Logam Mulia Dunia Hari Ini Melonjak Rekor di Tengah Permintaan Aman-Aset Meningkat

Smallest Font
Largest Font

Harga emas dunia di pasar spot diperdagangkan sekitar USD 5.220–5.224 per ounce pada pagi ini setelah melewati puncak tertinggi di atas USD 5.200/oz, menandai reli lanjutan yang terus berlangsung sejak awal tahun. Pergerakan naik ini menjadi perhatian bagi pelaku pasar dan investor logam mulia, yang melihat emas sebagai instrumen lindung nilai (hedge) terhadap risiko pasar dan gejolak ekonomi. 

Lonjakan Harga Internasional Dorong Emas Antam dan LM di Indonesia

Di dalam negeri, harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) ukuran 1 gram tercatat Rp 2,968 juta, naik sekitar Rp 52.000 dari hari sebelumnya, yang mencerminkan dorongan dari kenaikan harga emas internasional. Sementara harga buyback emas Antam juga meningkat menjadi sekitar Rp 2,799 juta per gram. Data ini merupakan update terbaru berdasarkan harga di butik emas dan catatan perdagangan pagi ini. 

Harga logam mulia lainnya di pasar domestik, termasuk di Pegadaian dan pedagang emas komersial, juga menunjukkan tren harga yang tinggi meskipun variasi harga per pecahan gram masih dipengaruhi oleh biaya distribusi dan permintaan lokal. 

Penyebab Lonjakan Harga Emas Dunia

Para analis mencatat beberapa faktor fundamental yang menyebabkan emas melaju kuat di pasar global:

1. Permintaan Safe-Haven Menguat
Investor di seluruh dunia memperkuat posisi pada aset aman seperti emas, di tengah meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik. Faktor ini mendorong arus modal ke emas dari aset berisiko seperti saham, seiring munculnya kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi dan volatilitas pasar keuangan. 

2. Pelemahan Dolar AS dan Kebijakan Moneter
Nilai tukar dolar AS melemah terhadap mata uang utama dunia, membuat harga emas yang biasanya dinilai dalam dolar menjadi lebih menarik bagi pemegang mata uang lain. Pelemahan ini juga dikaitkan dengan ekspektasi perlambatan atau penurunan suku bunga oleh bank sentral utama, yang biasanya meningkatkan daya tarik emas sebagai aset non-bunga. 

3. Permintaan dari Cina dan Pasar Asia
Permintaan konsumen dan investor di China tetap kuat meskipun harga sudah sangat tinggi. Pembelian emas dalam bentuk fisik dan investment bars tetap tinggi di pasar Shanghai dan Hong Kong, mencerminkan budaya tradisional dan minat diversifikasi portofolio di Asia. 

4. Pembelian Bank Sentral dan Strategi Cadangan
Beberapa bank sentral, terutama di negara berkembang, dilaporkan meningkatkan cadangan emas mereka sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset. Permintaan institusional ini turut menambah tekanan pada pasokan dan mendukung pergerakan harga global. 

Dampak pada Investor dan Pasar Lokal

Kenaikan harga emas dunia dan domestik berimplikasi langsung pada keputusan investasi dan konsumsi:

  • Investor ritel yang memegang logam mulia fisik atau logam mulia bersertifikat cenderung melihat capital gain atas kepemilikan mereka.
  • Pedagang emas di butik dan outlet logam mulia menyesuaikan harga jual dan buyback mengikuti pergerakan internasional.
  • Permintaan perhiasan dapat terpengaruh karena harga tinggi sedikit menekan pembelian non-investasi meskipun antusiasme terhadap aset aman tetap tinggi.

Menurut data pasar komoditas, sejak awal tahun harga emas telah mencetak lonjakan year-to-date lebih dari 18 persen, melampaui catatan rekor sebelumnya yang terus direvisi dalam beberapa hari terakhir. 

Tinjauan Harian Pergerakan Harga

Berdasarkan pantauan data harga spot gold di berbagai platform perdagangan komoditas, harga emas dunia pagi ini tetap berada di atas USD 5.200 per ounce, meskipun bergerak fluktuatif mengikuti dinamika pasar modal dan currency market. Rentang harian perdagangan emas berjangka memperlihatkan tekanan beli yang kuat meski juga disertai aksi ambil untung dari beberapa pelaku pasar. 

Para analis pasar memperkirakan momentum naik ini masih berpotensi berlanjut seiring ketidakpastian ekonomi global, meskipun pergerakan harga jangka pendek dapat mengalami koreksi teknikal. Dengan demikian, harga logam mulia tetap menjadi indikator penting yang dipantau para pelaku pasar di tengah dinamika ekonomi global yang kompleks.

Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow