Menu
Close
HarianBasis.co

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Harga Emas Logam Mulia Antam Hari Ini 21 Januari 2026 Tembus Rp2,7 Juta per Gram dan Buyback Menguat

Harga Emas Logam Mulia Antam Hari Ini 21 Januari 2026 Tembus Rp2,7 Juta per Gram dan Buyback Menguat

Smallest Font
Largest Font

Kenaikan harga emas Antam itu terjadi di tengah fluktuasi pasar logam mulia global dan tekanan nilai tukar rupiah, yang terus menjadi faktor utama penentu pergerakan harga emas batangan di Indonesia. Data perdagangan pagi ini menunjukkan kenaikan hampir menyeluruh untuk berbagai pecahan emas Antam, dari ukuran 0,5 gram hingga ukuran besar 250 gram. 

Harga Emas Logam Mulia Antam per Gram

Berdasarkan pembaruan dari laman resmi LogamMulia.com dan laporan media, harga terbaru emas Antam hari ini antara lain:

  • 0,5 gram: ± Rp1.436.000
  • 1 gram: ± Rp2.772.000
  • 2 gram: ± Rp5.484.000
  • 5 gram: ± Rp13.635.000
  • 10 gram: ± Rp27.215.000
  • 25 gram: ± Rp67.912.000
  • 50 gram: ± Rp135.745.000
  • 100 gram: ± Rp271.412.000
  • 250 gram: ± Rp678.265.000 

Sementara itu, harga buyback emas Antam yang dibayar kembali oleh butik resmi juga mengalami penguatan, memberi nilai likuidasi lebih tinggi untuk investor atau pemilik emas yang ingin menjual kembali logam mulia mereka. Buyback hari ini berada pada kisaran Rp2.612.000 per gram, meningkat dari hari-hari sebelumnya. 

Apa Penyebab Kenaikan Harga Logam Mulia?

Kenaikan harga emas batangan Antam ini mencerminkan kondisi pasar global yang masih penuh ketidakpastian akibat dinamika ekonomi dunia, termasuk ekspektasi kebijakan suku bunga dari bank sentral besar dan pergerakan nilai tukar mata uang utama. Emas sebagai aset safe haven sering mengalami apresiasi ketika sentimen pasar global cenderung berhati-hati.

Di dalam negeri, tekanan pelemahan rupiah terhadap dolar AS turut mendorong harga emas dalam rupiah, karena emas dihargai dalam dolar secara global dan biaya konversi meningkat ketika rupiah melemah.

Pernyataan Resmi dan Pandangan Pakar

Hingga pelaporan ini diterbitkan, PT Antam Tbk melalui unit usaha LogamMulia.com belum mengeluarkan pernyataan resmi khusus terkait lonjakan harga hari ini. Namun pernyataan sebelumnya dari kepala analis pasar logam di salah satu rumah riset mengatakan bahwa kenaikan harga logam mulia akan berlanjut sepanjang Q1 2026, seiring volatilitas ekonomi global dan potensi inflasi yang masih terjaga. Sementara itu, pengamat pasar komoditas menyarankan investor melihat emas bukan hanya sebagai instrument investasi jangka pendek, tetapi juga sebagai instrumen lindung nilai terhadap gejolak pasar.

Implikasi bagi Investor dan Konsumen

Kenaikan harga emas Antam berimplikasi langsung pada biaya investasi emas fisik, terutama bagi investor baru yang hendak membeli logam mulia sebagai bagian dari portofolio mereka. Di sisi lain, bagi pemilik emas yang mempertimbangkan untuk jual kembali (sell/ buyback), harga buyback yang lebih tinggi mencerminkan peluang likuidasi yang lebih menguntungkan dibanding periode penghujung tahun lalu.

Tingginya harga jual dan buyback juga memberi tekanan pada permintaan pasar domestik, sebab konsumen harus menyiapkan modal lebih besar untuk membeli emas batangan populer Antam. Permintaan emas batangan di butik resmi maupun marketplace logam mulia diyakini tetap kuat seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap aset safe haven di tengah ketidakpastian ekonomi.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow