Harga Emas Dunia Hari Ini 30 Januari 2026 Terkoreksi Tipis Setelah Sentuh Rekor Tertinggi
Spot gold pada perdagangan pagi ini tercatat diperdagangkan sekitar USD 5,371–5,440 per troy ounce, lebih rendah dibandingkan level tertinggi sesi sebelumnya dan menunjukkan aksi ambil untung oleh investor setelah harga sempat mencapai rekor dalam beberapa hari terakhir. Data dari platform harga emas internasional menunjukkan harga spot turun sekitar 0,9 persen dari hari sebelumnya.
Penurunan tersebut sejalan dengan dinamika pasar global, di mana emas sempat mengalami koreksi setelah rally tajam yang membuat harga logam mulia tersebut mencatat performa terbaik sejak dekade 1980-an.
Tekanan Ambil Untung dan Ketidakpastian Pasar
Analis pasar mencatat bahwa investor global mulai merealisasikan keuntungan dari posisi emas mereka setelah harga naik kuat dalam beberapa pekan terakhir. Penurunan ini mencerminkan kombinasi antara peningkatan supply hedge, serta penguatan sebagian aset berisiko yang menarik aliran modal setelah harga mencapai puncaknya.
“Meskipun ada koreksi jangka pendek, kita masih melihat permintaan terhadap emas sebagai aset aman tetap kuat,” kata salah satu analis pasar komoditas yang menyoroti ketidakpastian di pasar finansial global.
Permintaan safe-haven terhadap emas masih didukung oleh kekhawatiran investor terhadap perkembangan geopolitik dan data ekonomi, namun sebagian pelaku pasar memilih mengunci keuntungan sementara menunggu rilis data ekonomi penting serta pernyataan kebijakan moneter dari The Fed dan bank sentral utama lainnya.
Faktor Global yang Mempengaruhi Harga
Kenaikan harga emas yang luar biasa sepanjang Januari 2026 didorong oleh permintaan investasi yang kuat di tengah gejolak ekonomi dan geopolitik global. Data terbaru dari World Gold Council menunjukkan permintaan emas mencapai rekor tinggi, terutama melalui ETF dan pembelian emas batangan, meskipun permintaan perhiasan turun akibat harga yang melonjak.
Rekor harga emas juga dipicu oleh lemahnya nilai tukar dolar AS dan meningkatnya kekhawatiran inflasi yang mendorong investor mencari aset lindung nilai jangka panjang. Laporan internasional menyebutkan harga emas pernah menyentuh lebih dari USD 5.500 per ounce sebelum koreksi terkini.
Dampak di Pasar Indonesia
Harga emas dunia yang mengalami fluktuasi turut memengaruhi harga emas domestik di Indonesia. Menurut data prediksi harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), harga jual emas Antam diperkirakan bergerak di kisaran Rp 3,2 juta per gram pada Jumat ini, menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa seiring dengan tren kenaikan harga global.
Pergerakan harga emas domestik juga dipengaruhi oleh perubahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dan dinamika permintaan fisik dari pembeli lokal.
Prospek Harga Emas Dalam Jangka Dekat
Meskipun terjadi koreksi jangka pendek, proyeksi pasar jangka menengah masih menunjukkan harga emas berpotensi tetap tinggi. Sejumlah analis memperkirakan harga emas tetap akan berada dalam rentang tinggi menjelang keputusan suku bunga The Fed yang akan menentukan arah aliran modal global. Beberapa model pasar bahkan menunjukkan adanya peluang emas untuk mempertahankan level di atas USD 5.400–5.600 per ounce jika risiko geopolitik dan ketidakpastian ekonomi terus berlanjut.
Investor dan pelaku pasar komoditas diminta tetap waspada terhadap volatilitas harga, serta mempertimbangkan faktor makroekonomi yang dapat berdampak pada permintaan dan penawaran logam mulia di pasar internasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow