Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Bantul, Getaran Terasa di Jogja, Solo, dan Klaten Hari Ini
BMKG dalam rilis resmi memperbarui bahwa gempa yang tercatat hari ini berada di kedalaman relatif dangkal sekitar 11 hingga 16 kilometer di bawah permukaan tanah dan episenternya berada di darat sekitar 16 kilometer timur Bantul. Getaran dirasakan masyarakat di berbagai wilayah DIY serta meluas hingga Solo, Klaten, dan sejumlah kabupaten di Jawa Tengah.
Detik-detik Gempa Terasa
Getaran yang dirasakan sejak siang ini terjadi setelah gelombang kuat gempa sebelumnya yang terekam pagi tadi. Pada pagi Selasa pukul sekitar 08.20 WIB, gempa tektonik berkekuatan magnitudo 5,5 hingga 5,7 yang berpusat di sekitar Pacitan, Jawa Timur, tercatat oleh sistem BMKG dan dirasakan luas hingga Yogyakarta. Episenter ini berada di kedalaman sekitar 105 kilometer, menunjukkan fenomena seismik menengah yang mempengaruhi Pulau Jawa bagian selatan.
Pukul 13.15 WIB, gempa dengan magnitudo sekitar 4,4–4,5 mengguncang Bantul dan sekitarnya, memberikan guncangan baru bagi warga di DIY dan sekitarnya setelah gempa pagi hari. Getaran gempa siang ini dilaporkan terasa cukup kuat di rumah-rumah dan fasilitas publik oleh masyarakat.
Dampak Dirasakan di Solo dan Klaten
Laporan warga dan media lokal mencatat getaran gempa siang ini juga dirasakan oleh penduduk di Solo dan Klaten, Jawa Tengah. Intensitas getaran bervariasi di setiap lokasi, namun sebagian besar warga menggambarkan guncangan sebagai terasa nyata di dalam rumah dengan objek ringan bergoyang. Hingga kini belum ada laporan kerusakan signifikan atau korban jiwa akibat gempa yang terjadi hari ini.
Menurut Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY dan instansi pemerintahan setempat, tim pemantauan telah dikerahkan untuk mengevaluasi dampak gempa di kawasan rawan dan wilayah pemukiman padat. Pemerintah daerah juga terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memastikan perkembangan potensi gempa susulan kei depannya.
Penjelasan BMKG dan Imbauan Resmi
Kepala Stasiun Geofisika BMKG DIY, Ardhianto Septiadhi, menyatakan bahwa gempa siang ini merupakan gempa dangkal akibat aktivitas sesar lokal yang aktif di selatan Yogyakarta, seperti Sesar Opak. Tingkat kedalaman yang relatif dangkal membuat getarannya dirasakan lebih kuat di permukaan. Meskipun demikian, BMKG menegaskan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami dan warga diimbau tetap tenang serta memantau informasi resmi.
BMKG juga mencatat adanya puluhan gempa susulan kecil pascagempa siang ini dan memperkirakan kemungkinan terjadinya gempa lanjutan meskipun dengan intensitas yang lebih rendah. Masyarakat diminta menghindari bangunan rapuh, mengambil posisi aman saat terjadi gempa, serta mengikuti informasi seismik melalui kanal resmi BMKG di media sosial dan situs web instansi.
Kondisi Seismik di Kawasan Yogyakarta
Wilayah Yogyakarta dan sekitarnya merupakan kawasan yang rentan gempa karena letaknya yang berada dekat zona tektonik aktif di selatan Pulau Jawa, tempat pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Aktivitas sesar lokal seperti Sesar Opak kerap menjadi pemicu gempa tektonik kecil hingga menengah, yang meskipun sering terjadi tidak selalu berpotensi tsunami.
Potensi gempa susulan tetap menjadi perhatian otoritas mitigasi bencana, terutama setelah rentetan gempa yang dirasakan hari ini. Pemerintah daerah menetapkan pintu komunikasi terbuka dan posko siaga untuk memastikan respons cepat terhadap laporan warga di seluruh DIY dan wilayah terdampak gempa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow