Menu
Close
oduu

Informasi Berita Terkini dan Terbaru Hari Ini

Rupiah Ditutup Menguat Ke Rp16.768 Per Dolar AS Di Tengah Sentimen Global Positif

Rupiah Ditutup Menguat Ke Rp16.768 Per Dolar AS Di Tengah Sentimen Global Positif

Smallest Font
Largest Font

Penguatan Rupiah Terkini

Rupiah ditutup pada level sekitar Rp16.768 per dolar AS, unggul sekitar 0,08 persen dari penutupan sebelumnya di kisaran Rp16.782 per dolar AS. Pergerakan ini menunjukkan tren penguatan tipis namun signifikan di tengah volatilitas pasar global. 

Data pasar spot juga menunjukkan tren serupa, di mana rupiah mencatat penguatan secara bertahap sepanjang hari, meski sempat terkoreksi di beberapa sesi perdagangan sebelum akhirnya rebound di akhir perdagangan. 

Apa Penyebab Penguatan Rupiah?

Sentimen Global Positif

Analis pasar menyebut sentimen global yang lebih tenang menjadi pendorong utama penguatan rupiah hari ini. Pelemahan dolar AS secara umum memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang seperti rupiah untuk menguat. Faktor ini tercermin dari berbagai mata uang Asia yang juga menunjukkan penguatan terhadap dolar dalam sesi perdagangan yang sama. 

Investor global saat ini tengah menantikan keputusan kebijakan suku bunga Federal Open Market Committee (FOMC) yang akan diumumkan pada Rabu (28 Januari 2026) waktu AS. Ekspektasi pasar bahwa The Fed akan mempertahankan tingkat suku bunga tanpa perubahan mendorong penurunan indeks dolar, yang pada gilirannya mendukung apresiasi rupiah. “Rupiah berpotensi kembali menguat terhadap dolar AS yang masih dalam tekanan namun penguatan mungkin terbatas,” ujar analis pasar terkait. 

Sentimen Domestik dan Peran Bank Indonesia

Di dalam negeri, pelaku pasar juga mencermati kebijakan Bank Indonesia (BI) dan persepsi terhadap kredibilitas otoritas moneter. Menurut analis mata uang, meskipun penguatan rupiah akhir-akhir ini banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal, keyakinan pasar terhadap langkah stabilisasi yang ditempuh BI turut menyokong apresiasi nilai tukar. 

Meskipun demikian, kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia justru menunjukkan angka yang sedikit melemah, mencerminkan perbedaan antara data pasar spot dan kurs referensi resmi. 

Dampak Terhadap Ekonomi dan Pasar

Pasar Keuangan

Penguatan rupiah cenderung memberikan kelegaan bagi pelaku pasar, terutama dalam konteks beban pembayaran utang luar negeri dan stabilitas pasar modal. Namun, analis memperingatkan bahwa penguatan ini masih rentan terhadap dinamika kebijakan moneter global dan data ekonomi AS yang diperkirakan dirilis dalam beberapa hari ke depan. 

Pelaku Usaha

Bagi pelaku usaha yang memiliki kewajiban impor, penguatan rupiah dapat menurunkan beban biaya impor dan membantu memperbaiki margin keuntungan. Di sisi lain, eksportir mungkin akan menghadapi tantangan karena nilai tukar yang lebih kuat cenderung menekan pendapatan jika diukur dalam mata uang domestik.

Investor

Investor pasar keuangan saat ini cenderung bersikap “wait and see” menjelang keputusan suku bunga AS, yang menjadi salah satu variabel utama pergerakan mata uang global dalam jangka pendek. Pergerakan rupiah akan tetap dipengaruhi oleh perkembangan ini di samping faktor domestik. 

Prospek Nilai Tukar Dalam Beberapa Hari

Berdasarkan prediksi analis, rupiah diperkirakan akan terus menunjukkan penguatan terbatas jelang pengumuman keputusan FOMC, namun volatilitas masih berpotensi meningkat apabila keputusan tersebut berbeda dari ekspektasi pasar. Faktor global seperti indeks dolar AS, hasil data ekonomi AS, serta dinamika geopolitik diprediksi akan tetap menjadi pendorong utama nilai tukar dalam beberapa hari mendatang. 

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow