Kalender 2026 Lengkap dengan Hijriyah Resmi Kemenag, Cek Libur Nasional & Tanggal Penting
Rilis kalender ini selalu dinanti karena membantu masyarakat merencanakan aktivitas jauh hari, mulai dari persiapan Ramadan, Lebaran Idul Fitri, Idul Adha, hingga perencanaan liburan keluarga dan agenda kerja. Apalagi, kalender Hijriyah memiliki peran krusial dalam menentukan momen ibadah yang berbasis peredaran bulan.
Pemerintah melalui Kementerian Agama memastikan kalender Hijriyah disusun secara sistematis dan ilmiah. Meski begitu, beberapa tanggal penting tetap menunggu penetapan resmi melalui mekanisme sidang isbat, sehingga masyarakat perlu memahami mana tanggal yang bersifat perkiraan dan mana yang sudah final.
Kalender 2026 Lengkap dengan Hijriyah Resmi Kemenag
Kalender Hijriyah 2026 diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kemenag. Kalender ini mencakup periode 1 Januari hingga 31 Desember 2026 Masehi, yang bertepatan dengan 12 Rajab 1447 H hingga 22 Jumadil Akhir 1448 H.
Secara fungsi, kalender ini menjadi rujukan nasional untuk:
- Penentuan waktu ibadah umat Islam
- Informasi hari besar keagamaan Islam
- Perencanaan libur nasional dan cuti bersama
- Kebutuhan administrasi dan edukasi keagamaan
Namun perlu dicatat, tanggal-tanggal penting seperti awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha bersifat prediktif hingga ditetapkan resmi melalui sidang isbat.
Rincian Kalender Hijriyah 2026 per Bulan
Januari 2026
Bulan Januari 2026 bertepatan dengan 12 Rajab hingga 12 Sya’ban 1447 H. Terdapat dua hari libur nasional, yaitu Tahun Baru Masehi pada 1 Januari dan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW pada 16 Januari 2026.
Isra Mikraj menjadi salah satu peringatan penting dalam kalender Islam karena berkaitan dengan perintah salat lima waktu, sehingga kerap dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dan refleksi spiritual.
Februari 2026
Februari 2026 bertepatan dengan 13 Sya’ban hingga 10 Ramadan 1447 H. Pemerintah menetapkan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili pada 17 Februari sebagai hari libur nasional, dengan cuti bersama pada 16 Februari.
Berdasarkan kalender Hijriyah Kemenag, 1 Ramadan 1447 H diprediksi jatuh pada 19 Februari 2026. Meski demikian, Kemenag menegaskan bahwa penetapan awal puasa tetap menunggu hasil sidang isbat yang merujuk pada rukyatul hilal di berbagai titik pemantauan di Indonesia.
Maret 2026
Maret 2026 bertepatan dengan 11 Ramadan hingga 11 Syawal 1447 H. Bulan ini menjadi salah satu periode terpenting karena mencakup akhir Ramadan dan Lebaran Idul Fitri.
Cuti Bersama Hari Suci Nyepi (Tahun Baru Saka 1948) jatuh pada 18 Maret, sementara Nyepi diperingati pada 19 Maret sebagai hari libur nasional.
Lebaran Idul Fitri 1447 H diprediksi jatuh pada 21–22 Maret 2026. Pemerintah juga merencanakan cuti bersama pada 20, 23, dan 24 Maret. Seperti tahun-tahun sebelumnya, keputusan final Idul Fitri dan cuti bersama tetap menunggu hasil sidang isbat resmi.
April 2026
April 2026 bertepatan dengan 12 Syawal hingga 12 Zulkaidah 1447 H. Terdapat dua hari libur nasional, yaitu Wafat Yesus Kristus pada 3 April dan Kebangkitan Yesus Kristus (Paskah) pada 5 April 2026.
Periode ini relatif stabil tanpa hari besar Islam, sehingga banyak dimanfaatkan sebagai masa transisi pasca-Lebaran.
Mei 2026
Mei 2026 bertepatan dengan 13 Zulkaidah hingga 14 Zulhijah 1447 H. Bulan ini cukup padat dengan hari libur nasional, yakni:
- Hari Buruh Internasional (1 Mei)
- Kenaikan Yesus Kristus (14 Mei)
- Idul Adha 1447 H (27 Mei)
- Hari Raya Waisak 2570 BE (31 Mei)
Selain itu, cuti bersama ditetapkan pada 15 Mei serta 28–29 Mei 2026, sehingga membuka peluang long weekend bagi masyarakat.
Juni 2026
Juni 2026 bertepatan dengan 15 Zulhijah 1447 H hingga 15 Muharram 1448 H. Terdapat dua hari libur nasional, yaitu Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni dan Tahun Baru Islam 1448 H pada 16 Juni.
Tahun Baru Islam menjadi momentum refleksi hijrah dan sering dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan serta edukasi sejarah Islam.
Juli 2026
Juli 2026 bertepatan dengan 16 Muharram hingga 16 Safar 1448 H. Tidak terdapat hari libur nasional maupun cuti bersama pada bulan ini, menjadikannya salah satu bulan kerja penuh sepanjang tahun.
Agustus 2026
Agustus 2026 bertepatan dengan 17 Safar hingga 18 Rabiul Awal 1448 H. Dua hari libur nasional jatuh pada bulan ini, yaitu Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus dan Maulid Nabi Muhammad SAW pada 25 Agustus 2026.
Maulid Nabi kerap diisi dengan kegiatan keagamaan, pengajian, dan peringatan sejarah kehidupan Rasulullah.
September 2026
September 2026 bertepatan dengan 19 Rabiul Awal hingga 18 Rabiul Akhir 1448 H. Tidak terdapat tanggal merah, baik libur nasional maupun cuti bersama.
Oktober 2026
Oktober 2026 bertepatan dengan 19 Rabiul Akhir hingga 20 Jumadil Awal 1448 H. Sama seperti September, tidak ada hari libur nasional yang ditetapkan pemerintah.
November 2026
November 2026 bertepatan dengan 21 Jumadil Awal hingga 20 Jumadil Akhir 1448 H. Bulan ini juga tidak memiliki hari libur nasional atau cuti bersama.
Desember 2026
Desember 2026 bertepatan dengan 21 Jumadil Akhir hingga 22 Rajab 1448 H. Satu hari libur nasional jatuh pada 25 Desember 2026, yaitu peringatan Kelahiran Yesus Kristus (Natal).
Penegasan Kemenag soal Penetapan Tanggal Penting
Kemenag menegaskan bahwa kalender Hijriyah bersifat panduan awal. Penetapan resmi awal Ramadan, Idul Fitri, dan Idul Adha tetap dilakukan melalui sidang isbat yang mempertimbangkan hasil rukyatul hilal dan hisab.
Pendekatan ini bertujuan menjaga keseragaman ibadah umat Islam di Indonesia sekaligus memastikan keputusan didasarkan pada metode ilmiah dan syariat.
Link Unduhan Kalender Hijriyah 2026 PDF
Masyarakat dapat mengunduh kalender 2026 lengkap dengan hijriyah dalam format PDF melalui laman resmi Kemenag setempat. Dokumen ini memuat penanggalan lengkap dan dapat digunakan sebagai referensi cetak maupun digital.
Link Download : KLIK DISINI
Kesimpulan
Kalender 2026 lengkap dengan hijriyah resmi Kemenag menjadi panduan penting bagi umat Islam dan masyarakat umum. Selain memuat hari besar keagamaan dan prediksi ibadah, kalender ini juga membantu perencanaan libur nasional dan aktivitas tahunan secara lebih matang. Meski demikian, masyarakat tetap perlu menunggu pengumuman resmi Kemenag untuk penetapan tanggal-tanggal krusial melalui sidang isbat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow